Oknum Sponsor Di Kabupaten Karawang Palsukan Data Diri Calon Tenaga Kerja Luar Negeri

927

dutapublik.com, KARAWANG – Usai mendatangi kantor Disnakertrans Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri dan Luar Negeri Kabupaten Karawang, Keluarga Siti Jubaedah warga Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya Karawang, saat ini terus berupaya agar agar Siti Jubaedah bisa dipulangkan ke kampung halamannya.

Upaya keluarga tersebut, banyak mendapatkan respon dari berbagai pihak, salah satunya dari pihak Pemerintah Desa Kutakarya.

Adalah Ikmal Kamaludin, selaku Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Kutakarya, selama ini terus berjibaku membantu warganya yang sekarang masih berada di penampungan Negara Malaysia.

Baca Juga:  Korban Hilang Di Dekat Aliran Sungai Cisokan Ditemukan Meninggal Dunia

Ketika disambangi di tempat kerjanya, Ikmal menuturkan awal keberangkat Siti Jubaedah ke Negara Malaysia dengan maksud untuk mengais rezeki.

“Ibu Siti Jubaedah orangnya buta huruf dan dinyatakan afkir pada saat tes awal. Namun pihak Oknum SponsorĀ  memalsukan dokumen Siti Jubaedah Binti Atim menjadi Siti Junaidah Binti Apim. Sehingga bisa diberangkatkan ke Malaysia. Padahal Suami Ibu Jubaedah sendiri tidak memberikan izin,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Ikmal, Pihak Pemdes Kutakarya bersama pihak terkait, sedang mengupayakan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan mempersiapkan berkas dokumen pendukung sebagai syarat memulangkan Siti Jubaedah.

Baca Juga:  Polsek Arjawinangun Gagalkan Aksi Tawuran Pelajar

“Karena Siti Jubaedah saat ini di Malaysia tidak mempunyai data diri apapun. Sambil menunggu masa Lockdown selesai di Malaysia, kami sekarang sedang upayakan dokumen kelengkapan diri Ibu Siti Jubaedah, agar bisa pulang ke Indonesia,” imbuhnya.

Ikmal mengakui, bahwa Ia sudah mendapatkan informasi terkait Oknum Sponsor yang dahulu memberangkatkan Siti Jubaedah ke Negara Malaysia, pada tahun 2015 silam.

“Pihak Pemerintah Desa Kutakarya siap mengawal warganya atas nama Siti Jubaedah sampai pulang ke kampung halamannya,” pungkasnya. (radi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *