dutapublik.com, BEKASI – Dengan maraknya kejadian tawuran di Kabupaten Bekasi yang mengakibatkan korban jiwa, Kang Edo selaku penggiat anti narkoba menduga kuat para pelaku tawuran mengkonsumsi obat tipe G yang kini dijual bebas. Hal ini kata Kang Edo membuat masyarakat merasa tidak aman dan nyaman.
“Dengan banyak beredarnya obat-obatan terlarang tipe G yaitu Tramadol Dan Eximer yang makin meresahkan masyarakat, saya Ahmad Taminuddin alias Kang Edo meminta kepada APH dan Pj Bupati Kabupaten Bekasi untuk segera turun tangan dan mengambil langkah-langkah secara serius,” ujar Kang Edo kepada awak media, Selasa (28/01/2025).
Lanjutnya, Bupati, Dandim, Kapolres, Camat, Koramil, Kapolsek, se-Kabupaten Bekasi agar mengambil langkah yang serius untuk menekan peredaran obat keras tramadol dan eximer, karena menurutnya akibat negatif yang ditimbulkan dari konsumsi obat tersebut semakin terasa dan bahkan tawuran di kalangan muda yang sudah menjadi trend ditengarai akibat dari obat tipe G tersebut. “Kita bisa lihat bersama sudah banyak nyawa yang hilang karena kriminalitas semakin merajalela, selamatkan generasi muda dari narkoba,” ungkapnya.
Ia pun berharap kepada Polres dan Polsek untuk memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan tawuran di kalangan masyarakat serta di majlis ta’lim ibu-ibu karena mereka lebih dekat kepada anak-anaknya.
Kang Edo pun sudah banyak bertemu para tokoh dan sesepuh masyarakat, harapannya sama, semua tidak ingin generasi muda hancur dan sepakat untuk terus memerangi peredaran obat-obatan terlarang tipe G Tramadol Dan Eximer di wilayah Kabupaten Bekasi.
Selain itu, Kang Edo juga mengapresiasi masyarakat Desa Sumberjaya yang menggeruduk toko yang menjual Tramadol Dan Eximer karena sudah merasa muak dengan pembiaran yang mengakibatkan anak-anak muda dirusak oleh peredaran obat obatan terlarang. (SM Migung)





