dutapublik.com, BEKASI – Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi Sabtu (22/03/2025), dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan serta menunjukkan kepedulian terhadap sesama, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila beserta jajaran pengurus ranting di Cikarang Timur membagikan 350 paket takjil kepada para pengendara dan pengguna jalan yang melintas.
Selain itu, mereka juga mendirikan posko mudik Lebaran 1446 H bagi para pemudik yang melintasi Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Raya Sinyar, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Cikarang Timur, Iwan Dimas, menyampaikan bahwa pendirian posko mudik ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik, serta membantu pihak kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas.
“Pancasila Abadi! Alhamdulillah, pada sore hari ini, Sabtu, 22 Maret 2025, kami dari pengurus PAC beserta delapan ranting desa Pemuda Pancasila Cikarang Timur mendirikan posko mudik di Jalur Pantura. Tujuan kami adalah memberikan kenyamanan bagi pemudik dan membantu kepolisian dalam pengaturan lalu lintas,” ujarnya.
Selain mendirikan posko mudik, mereka juga berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas.
“Alhamdulillah, sore ini kami juga berbagi takjil kepada para pengguna jalan. Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap bulan Ramadan, terutama menjelang Lebaran. Hari ini, kami membagikan sekitar 350 paket takjil,” tambahnya.
Iwan Dimas juga menegaskan bahwa kegiatan sosial ini akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan ke depannya. Setelah sebelumnya mereka mengadakan donasi untuk korban banjir di wilayah Cikarang Timur, kini mereka kembali berkontribusi untuk masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil dan posko mudik.
“InsyaAllah, kegiatan ini akan terus kami lakukan agar semakin baik ke depannya. Semoga apa yang kami lakukan hari ini dan seterusnya dapat bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Menanggapi isu pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh beberapa oknum ormas dan LSM yang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada perusahaan, Iwan Dimas menegaskan bahwa Pemuda Pancasila PAC Cikarang Timur tidak terlibat dalam praktik tersebut.
“Alhamdulillah, Pemuda Pancasila PAC Cikarang Timur tidak pernah meminta atau menyebarkan proposal kepada perusahaan. Kami menjalankan kegiatan ini sesuai dengan instruksi dari Majelis Pimpinan Nasional (MPN) maupun Majelis Pimpinan Cabang (MPC),” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan sosial yang mereka lakukan murni hasil kerja keras serta swadaya dari para anggota dan pengurus PAC maupun ranting.
“Kegiatan ini murni hasil dari kerja keras kami bersama anggota dan pengurus. Pengurus kami berasal dari berbagai latar belakang, ada yang bekerja sebagai karyawan swasta, wiraswasta, bahkan ada yang dari pemerintahan desa. Kami sepakat untuk menyisihkan sedikit dari penghasilan masing-masing demi terlaksananya kegiatan ini,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Iwan Dimas menutup dengan slogan khas Pemuda Pancasila:
“Pancasila Abadi! Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang!” (SM Migung)


