Ribuan Warga Karangpawitan Meriahkan Pawai Obor, Penutupan Gebyar Muharram 1448 H Berlangsung Khidmat dan Semarak

1

dutapublik.com, GARUT – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Senin malam dalam kegiatan pawai obor yang menjadi puncak sekaligus penutupan rangkaian Gebyar Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi.

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti jalannya acara ketika lautan cahaya obor menerangi sepanjang rute pawai. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Karangpawitan bersama berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, serta para pemuda itu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua, turut ambil bagian dalam pawai obor sebagai bentuk syiar Islam sekaligus ungkapan rasa syukur dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Cahaya ribuan obor yang menyala serempak menciptakan pemandangan yang indah dan mengesankan. Di sepanjang perjalanan, para peserta mengumandangkan shalawat, takbir, serta doa-doa, sehingga menambah nuansa religius yang begitu kental.

Ketua Pelaksana Gebyar Muharram 1448 H, Asep Jaelani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Gebyar Muharram 1448 H dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh antusiasme masyarakat. Pawai obor ini bukan hanya menjadi simbol cahaya Islam, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan
warga Karangpawitan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Karangpawitan, Drs. H. Anas Aolia Malik, M.Si., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan Gebyar Muharram.

Ia berharap semangat hijrah yang menjadi tema besar peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan keimanan, kepedulian sosial, serta semangat membangun lingkungan yang harmonis.

Dengan berakhirnya pawai obor tersebut, rangkaian Gebyar Muharram 1448 H/2026 M Kecamatan Karangpawitan resmi ditutup. Meski demikian, semangat kebersamaan, nilai-nilai keislaman, dan pesan hijrah yang telah digaungkan selama kegiatan diharapkan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mewujudkan Karangpawitan yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan. (Yaman)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *