BNPB Siap Bantu Perbaikan Rumah dan Infrastruktur Rusak Akibat Banjir di Blora

131

dutapublik.com, BLORA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kesiapannya membantu perbaikan rumah warga yang terdampak banjir di Kabupaten Blora melalui anggaran dana stimulan.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat, Mayjen TNI Lukmansyah, M.Tr. (Han), bersama Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, Agus Rianto, S.T., M.M., saat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, pada Jumat (23/5/2025).

“Untuk para korban banjir yang rumahnya rusak, mohon nanti BPBD Kabupaten mendata dan mengajukan ke BNPB untuk diverifikasi. BNPB siap memberikan dana stimulan guna perbaikan rumah yang rusak. Untuk kerusakan ringan bisa mendapat Rp15 juta, kerusakan sedang Rp30 juta, dan kerusakan berat Rp60 juta,” ujar Mayjen TNI Lukmansyah.

Ia menjelaskan bahwa dana stimulan tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki rumah di lokasi semula, atau membangun rumah di lokasi baru apabila lokasi awal dinilai rawan bencana.

“Nantinya, setelah dilakukan verifikasi, dana stimulan dapat digunakan untuk memperbaiki rumah lama atau membantu pembangunan di lokasi baru apabila lokasi semula dianggap memiliki potensi bencana. Hal ini akan disurvei lebih dulu dan dikoordinasikan dengan BBWS atau lembaga terkait lainnya untuk menilai kelayakan lokasi,” lanjutnya.

Baca Juga:  Program Kegiatan Bersama Kejuangan Tahun 2021 Resmi Dibuka

Tidak hanya perbaikan rumah warga, BNPB juga membuka kemungkinan untuk membantu pembangunan infrastruktur milik pemerintah daerah yang rusak akibat banjir, seperti jalan dan jembatan desa.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah kerusakan jalan akibat longsor di ujung jembatan Sungai Wulung, Desa Sumber. Lokasinya sekitar 200 meter di utara Kantor Kepala Desa Sumber. Longsor terjadi di tepi sungai yang menikung sebelum jembatan Desa Sumber, pada ruas jalan kabupaten Peting–Mendenrejo.

“Iya, tadi kami tinjau bersama BNPB, dan juga ada Ibu Sri Wulan dari Komisi VIII DPR RI. Kerusakannya cukup memprihatinkan. Jika tidak segera ditangani, longsor ini bisa memutus akses jalan kabupaten Peting–Mendenrejo. Kami perkirakan dibutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk penanganannya. Akan kami usulkan ke pusat (BNPB) agar bisa dibantu,” ujar Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, saat meninjau lokasi.

Baca Juga:  Pj. Bupati H. Teddy Meilwansyah Hadiri Kegiatan Halbi BKMT OKU

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNPB atas kepeduliannya terhadap Blora, serta berharap agar perbaikan infrastruktur yang rusak dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ucapkan terima kasih kepada BNPB dan Ibu Sri Wulan dari DPR RI atas kehadiran dan bantuannya untuk warga Blora. Semoga pasca-banjir ini kita bisa menyusun langkah-langkah perbaikan bersama. Kami akan segera meminta BPBD mengirim surat permohonan resmi ke BNPB,” lanjutnya.

Berdasarkan data dari BPBD, banjir di Blora telah berdampak pada 1.945 KK. Tercatat tiga rumah mengalami rusak berat, 13 rumah rusak ringan; 10 jembatan rusak; satu unit PAMSIMAS rusak; satu cek dam rusak; serta enam ruas jalan desa rusak, tiga di antaranya rusak berat. (Yasin Al Amin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *