Tuai Sorotan, Adu Ayam di Minahasa Diduga Fenomena Gunung Es

121

dutapublik.com, MINAHASA –
Dugaan praktik adu ayam di wilayah Minahasa kian menuai sorotan. Aktivitas ini dinilai sebagai fenomena gunung es, di mana sebagian terlihat di permukaan, namun diduga lebih banyak tersembunyi di balik layar.

Dari pantauan dan rangkuman tim redaksi, terdapat pihak-pihak yang mulai menyoroti kegiatan tersebut secara terbuka. Namun, di sisi lain, sejumlah kelompok justru terkesan menutup-nutupi praktik itu.

Salah satu pengurus organisasi kemasyarakatan Laskar Manguni Indonesia (LMI) di Minahasa meminta agar aparat kepolisian, khususnya Kapolda, bersikap netral dalam menyikapi aktivitas tersebut.

“Jangan sampai penindakan terkesan tebang pilih. Kalau satu lokasi ditutup, maka lokasi lain pun harus mendapatkan perlakuan yang sama. Jangan ada keberpihakan agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial,” ujar seorang pemerhati sosial yang enggan disebutkan namanya.

Selain di wilayah Tareran, Minahasa Selatan, muncul pula informasi mengenai aktivitas serupa yang berlangsung di wilayah Kayuuwi, Kecamatan Kawangkoan Barat. Lokasi tersebut diduga menjadi salah satu basis terbesar kegiatan adu ayam di Minahasa.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Kawangkoan, Iptu Sem Marthin, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penindakan.
“Sudah dilakukan penindakan,” singkatnya.

Redaksi akan terus menelusuri perkembangan kasus ini dan berupaya menghadirkan informasi berimbang dari semua pihak terkait. (Efd/Tim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *