Polda Riau Panen Jagung 4 Hektare di Pekanbaru, Karo SDM Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

3

dutapublik.com, PEKANBARU – Suasana berbeda terasa di lahan Balai Benih Inti UPTD Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026) pagi. Di tengah hamparan jagung seluas 4 hektare yang siap dipanen, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Riau, Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., mengoperasikan langsung mesin combine harvester sebagai tanda dimulainya panen raya jagung.

Kombes Boy Jeckson memimpin pemotongan jagung perdana yang kemudian diikuti anggota kelompok tani dan para penyuluh pertanian yang selama ini mendampingi proses budidaya.

Dalam keterangannya, Kombes Boy Jeckson menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata antara kepolisian, kelompok tani, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, serta masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Ketahanan pangan adalah kerja bersama. Hari ini kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra petani di lapangan. Ini merupakan wujud kolaborasi yang diwujudkan melalui aksi nyata sebagaimana semangat KolaborAksi yang diusung dalam peringatan HUT Kota Pekanbaru ke-242,” ujarnya.

Ia juga meluruskan anggapan yang berkembang di masyarakat terkait keterlibatan Polri dalam program pertanian.

“Banyak yang salah persepsi dan menganggap polisi mendapat tugas baru menanam jagung. Padahal tidak demikian. Aparat kepolisian lebih berperan sebagai motor penggerak dan penghubung di lapangan untuk memangkas birokrasi serta membantu menyelesaikan berbagai kendala yang muncul,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan panen tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau menyediakan benih, pupuk, serta pendampingan teknis. Kelompok tani bertugas mengelola dan merawat lahan, sementara Polda Riau melalui personel Bhabinkamtibmas membantu koordinasi, pengamanan, serta menjembatani kebutuhan petani dengan berbagai pihak terkait.

Kegiatan panen ini juga menjadi bagian dari dukungan Polda Riau terhadap program swasembada jagung yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan impor jagung pakan melalui perluasan areal tanam dan peningkatan produktivitas pertanian.

Di Provinsi Riau, jagung diproyeksikan menjadi salah satu komoditas strategis yang menopang industri peternakan dan pakan ternak.

“Panen hari ini menjadi pengingat bahwa segala sesuatu yang dikerjakan dengan niat tulus dan dilakukan secara maksimal akan menghasilkan sesuatu yang baik,” kata Kombes Boy Jeckson.

Ia menjelaskan bahwa lahan yang dipanen telah dipersiapkan secara serius sejak awal dengan perlakuan khusus serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) pertanian yang tepat di bawah pengawasan tenaga ahli pertanian.

“Jika sebelumnya hasil panen jagung di Provinsi Riau hanya berkisar 0,5 hingga 1 ton per hektare, melalui manajemen pertanian yang baik kami berharap produktivitasnya dapat meningkat menjadi 4 hingga 6 ton per hektare,” ungkapnya.

Kombes Boy Jeckson menegaskan, Polda Riau akan terus mendorong program ketahanan pangan melalui penguatan kemitraan dengan dinas teknis dan komunitas pertanian.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput.
Bagi para petani, panen tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat mampu mengubah lahan pertanian menjadi sumber pangan yang produktif dan berkelanjutan. (NH)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *