dutapublik.com, KARAWANG – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah organisasi mahasiswa yang berasaskan Marhaenisme. GMNI bukan sekadar wadah berhimpun bagi mahasiswa, melainkan juga merupakan gerakan perlawanan terhadap segala bentuk penindasan.
Kongres GMNI menjadi momen penting karena berfungsi sebagai ruang evaluasi, konsolidasi organisasi, serta perumusan arah kebijakan strategis ke depan. Keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam kongres memiliki kekuatan mengikat bagi seluruh anggota dan cabang GMNI di Indonesia.
Atas dasar itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Indramayu menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kongres XXII GMNI yang akan diselenggarakan di Bandung.
Ketua DPC GMNI Indramayu, Said Fatah, menginstruksikan kepada seluruh jajaran GMNI Indramayu untuk memberikan dukungan penuh demi suksesnya agenda nasional tersebut.
“Kami, keluarga besar GMNI Indramayu, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kongres GMNI ke-22 di Bandung. Kami juga mengimbau seluruh cabang agar terus mengawal jalannya kegiatan ini sesuai dengan aturan dan semangat organisasi,” ujarnya.
Said Fatah juga mengingatkan agar para anggota GMNI tetap menjaga independensi organisasi dari intervensi politik praktis.
“Saya tekankan kepada seluruh kader untuk tidak mudah terpancing atau terjebak dalam kepentingan elit partai tertentu. GMNI adalah organisasi independen. Kita harus menjaga persatuan, serta tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang ingin merusak dan mengadu domba demi kepentingan pribadi,” pungkasnya.
(Endang Andi)


