Kasat Narkoba Polres Batubara Diterpa Isu Dugaan Pelecehan PHL, Diduga Berawal Dari Perintah Gunting Kuku Sang Kasat

278

dutapublik.com, MEDAN – Kabar kurang sedap beredar di lingkungan Polres Batubara. Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Ramses Panjaitan, disebut-sebut terlibat dugaan pelecehan terhadap seorang pegawai harian lepas (PHL) di Satres Narkoba, berinisial A alias P (23), warga Kabupaten Batubara.

Informasi yang dihimpun wartawan, Rabu (17/9), peristiwa itu diduga terjadi sekitar tiga pekan lalu. Saat itu, korban yang sudah satu setengah tahun bertugas sebagai PHL, diminta oleh Kasat untuk menggunting kukunya di ruang kerja.

Korban tidak membantah perintah atasan. Namun, ketika sedang memotong kuku di ruangan tersebut yang hanya berisi mereka berdua Kasat diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan meraba area sensitif korban hingga membuatnya ketakutan.

Merasa dilecehkan, korban segera meninggalkan ruangan dan sejak saat itu tidak lagi masuk kerja. Hingga kini, korban disebut mengalami trauma dan absen selama tiga pekan.

Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Ramses Panjaitan, saat dikonfirmasi wartawan membantah tudingan tersebut. “Tidak benar, itu bohong. Informasi itu tidak benar,” ujarnya singkat.

Sumber internal menyebut, pihak Kasat diduga mengutus seorang perwira, Ipda J. Simanjuntak, untuk menemui keluarga korban agar persoalan ini tidak berlanjut ke ranah pidana.

Sementara itu, Kapolres Batubara AKBP Doli Nainggolan yang dikonfirmasi wartawan hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. (Tim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *