dutapublik.com, MINAHASA – Dalam memaksimalkan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di wilayah Pemerintahan Kecamatan Langowan Utara, dalam mempererat 4 Pilar yang sudah menjadi tanggung jawab bersama.
Salah satunya adalah dengan mempercepat Vaksinasi kepada masyarakat rentan terpapar Virus Covid-19.
Dikatakan Camat Langowan Utara Dra. Yenny Palit, S.E., kepada awak media menuturkan, dengan langsung turun ke Desa-Desa di Langowan Utara bersama tim Vaksinasi dan Nakes Puskesmas Walantakan turun lapangan dan jemput bola di tengah masyarakat dalam menidaklanjuti Vaksinasi serentak guna menekan penyebaran virus Corona.
“Dengan kerjasama antara TNI Polri, Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan Langowan Utara ini, diharapkan dapat mewujudkan vaksinasi sesuai instruksi Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten,” ujar Palit.
Lanjut, meski terkendala dengan mesin pendingin vaksinasi, dalam hal ini satgas Kecamatan berupaya agar semua masyarakat harus sudah divaksin.
“Saat ini kotak penyimpanan Vaksin ada kerusakan, jadi kuota vial vaksin disimpan di Puskesmas Tumaratas.”
“Tujuan Vaksinasi serentak ini agar supaya masyarakat diwilayah Kecamatan Langowan Utara, semuanya harus sudah divaksin agar tetap sehat,” tegasnya camat Yenny.
Terkait dengan Pos Tangguh dan rumah singgah ruang isolasi diungkapkannya, karena ini sudah dianggarkan tentu pihaknya akan memonitoring pengelolaan pemanfaatan Pos PPKM apakah dimaksimalkan atau tidak.
“Yang lain sudah bagus, namun berharap harus dibuat Pemdes, agar dapat dipertanggungjawabkan oleh Pemerintah Desa di wilayah Langowan Utara,” terangnya.
Ia menjelaskan, bahwa segala persiapan yang dilaksanakan harus sesuai tim penanganan Covid-19. Dengan tetap melaksanakan operasi Yustisi dalam pekan ini memberikan kesadaran sehingga lebih meningkatkan kepada masyarakat betapa pentingnya mematuhi Protokol kesehatan.
“Penerapan prokes 5M, diupayakan agar dapat mengedukasi mesayarakat guna menekan penyebaran virus pandemi Covid-19,” jelasnya.
Terpisah, dr. Ria Tumiwa Kepala Puskesmas Desa Walantakan Kecamatan Langowan Utara Kabupaten Minahasa kepada awak media di sela-sela Vaksinasi menyampaikan selaku penanggung jawab vaksinasi.
“Meski capaian belum terlalu tinggi, ini karena masyarakat takut divaksin. Namun karena antusias sebagaian masyarakat yang suka divaksin kami memberi apresiasi,” ungkapnya.
Lanjutnya, di kala Vaksin AstraZeneca waktu lalu ditarik, ini yang mengakibatkan masyarakat takut. Kami bersyukur saat ini karena terus diberikan sosialisasi sehingga saat ini antusias untuk divaksin sudah mulai meningkat.
“Bersyukur selama tidak ada efek samping, (Kipi_red) yang menonjol saat divaksin, yang ada hanya gejala yang biasa saja seperti umumnya,” tukasnya.
Adapun sehari Vaksinasi sesuai ketersediaan Vaksin, antusias ratusan warga karenanya meminta kuota dari Dinas setiap minggu agar jadwal vaksinasi terus berlanjut.
“Usia paling tua saat divaksin Puskesmas Walantakan Langowan Utara yakni 85 tahun,” tandasnya. (Effendy V. Iskandar)





