dutapublik.com, KUNINGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan terus berinovasi dalam meningkatkan pemasaran hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui Program GILING (Giatja Keliling). Kali ini, pemasaran produk hasil karya warga binaan digelar di Pasar Tumaritis, Kota Cirebon, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, serta jajaran staf Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Kuningan. Program ini bertujuan memperkenalkan produk hasil pembinaan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi dari program pembinaan yang dijalankan di dalam lapas.
Melalui mobil GILING (Giatja Keliling), Lapas Kuningan memasarkan berbagai produk unggulan hasil karya warga binaan, antara lain 55 buah selada bokor, 16 buah melon, 25 buah pepaya, dan lima peci. Seluruh produk merupakan hasil budidaya pertanian dan pembinaan keterampilan yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan Lapas Kelas IIA Kuningan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, mengatakan Program GILING merupakan wujud komitmen Lapas dalam memperluas akses pemasaran produk hasil pembinaan sekaligus memberikan nilai tambah terhadap keterampilan yang dimiliki warga binaan.
“Program GILING menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat secara lebih luas. Kami berharap produk-produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan bernilai jual,” ujar Sukarno Ali.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap produk yang dipasarkan cukup tinggi. Komoditas pertanian seperti selada bokor, melon, dan pepaya mendapat respons positif karena dinilai segar, berkualitas, dan layak konsumsi.
“Respons positif masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas hasil pembinaan serta memperluas pemasaran melalui Program GILING. Kami berharap produk karya warga binaan semakin dikenal dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi keberlangsungan program pembinaan kemandirian,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan berharap Program GILING dapat terus menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan, meningkatkan daya saing produk, serta mendukung terwujudnya pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. (Haryudi)





