dutapublik.com, MINAHASA – Ketua LPM Desa Wolaang Kecamatan Langowan Timur Kabupaten Minahasa Sulut Pdt .Semuel Mundung, didampingi Koordinator KSM Toronata Fredy Sumilat di sela-sela memantau kegiatan pekerjaan finishing dan pengecoran kepada awak media, berharap pekerjaan selesai tepat waktu sesuai kalender kerja.
Dengan melibatkan ratusan pekerja warga sekitar adapun program kotaku ini, yakni Pemeliharaan drainase sekitar 7.865. Meter dan Perbaikan Drainase sekitar 1.313.Meter. Jaga 1 s/d Jaga 10. Dengan Biaya Rp. 296.948.000. Sumber dana BDI Rp. 295.000.- swadaya masyarakat Rp.1.948.000. Selanjutnya pelaksanaan pekerjaan sejak 31 mei 2021 selesai pada 11 Agustus 2021.
Menurut Pdt. Semuel Mundung bersama didampingi Koordinator LKM Tumotou Fredy Sumilat, ada sekitar 105 segment pekerjaan fisik yang dilaksanakan.
“Hal ini kami laksanakan sesuai usulan fasilitator. Jadi dalam pelaksanaan pembangunan rehab yang dulunya bernama PNPM,” tukasnya.
Diterangkannya, melalui CFW tahun 2021 ini, pembangunan yang dikerjakan atas kesepakaatan bersama pada keseluruhan lokasi yang belum dikerjakan Kotaku maupun belum tersentuh BLT DD akan selesai tepat waktu.

“Segment telah mulai finising, berharap di bulan Juli akhir, selesai sesuai proposal prioritas pembangunan masyarakat berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyrakat,” imbuhnya.
Saat ini, lanjut Pdt. Semuel, jadi konsentrasi sesuai segment proposal di Jaga 7, jaga 2 dan jaga 1 merupakan volume terpanjang pada Program Kotaku Desa Wolaang tahun 2021.
“Pada segment perekrut banyak pekerjaan dimasa pandemi Covid-19 yang bersifat keahlian maupun kenek dan tukang boleh memberikan tambahan manfaat terhadap keluarga sekitar melalui program Kotaku,” ujarnya.
Terpisah, Hukum Tua Desa Wolaang Timur Audy Wungkar, kepada awak media mengatakan, selain bantuan Kotaku, Pemerintah Desa juga mendapat bantuan Kementerian Pertanian dalam program Balai Sungai pembangunan sarana irigasi khusus pesawahan senilai Rp. 195 juta kelompok kedua. (Effendy V. Iskandar)





