dutapublik.com, PEKANBARU – Acara pemotongan dan pembagian Hewan Kurban Oleh DPP Santri Tani NU di hari kedua juga langsung dipimpin oleh Ketum DPP Santri Tani NU Indonesia T. Rusli Ahmad di areal Agro Wisata RA Kopi Aren Palas, pada Kamis (227).
Antusias masyarakat masih begitu besar pada hari kedua Acara Kurban dari DPP Santri Tani NU tersebut, terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir.
Setelah Anggota Legislatif DPRD Propinsi Riau Robin P. Hutagalung, S.H., Anggota DPRD kota Pekanbaru Victor Situmeang, Camat Rumbai Vemi Herlijah yang hadir pada Rabu (21/7).
Pada Kamis (22/7), awak media melihat dan menyaksikan kehadiran dari Ketua LAM Pekanbaru Muspidauan, Ketua PP Inhu Bg. Indra, Ketua APKASINDO Gulat Manurung, Aparat Polri dari jajaran Polda Riau, anggota Bhabinkantibmas Polsek Rumbai serta korpus BEM Se-Riau bersama beberapa Mahasiswa, Aktivis Mahasiswa Amir Arifin Harahap, S.H., jajaran Pengurus NU, Banser serta unsur Pemuka Agama Katolik, Konghucu dan Pemuka Agama lain serta Tokoh Masyarakat.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman dan berjalan mengikuti Prokes Covid-19 ketat sesuai yang diarahkan oleh Pemerintah. Dan rangkaian acara ini tak terlepas dari pengawasan, kontrol dan imbauan dari Bhabinkantibmas Hebron dan Nababan, yang berulang kali selalu mengimbau masyarakat agar tertib, tidak berkerumun.
Dan meminta bagi masyarakat yang tidak memakai masker untuk memakai masker atau pulang untuk menjemput maskernya. Dan tanpa ragu bersama masyarakat juga turut langsung ikut berpartisipasi dalam pemotongan Hewan Kurban.
Sore hari sekira jam 16.15 Wib, pembagian daging Kurban kepada masyarakat mulai dilakukan. Adapun pembagian daging Kurban diberikan kepada masyarakat Palas, Kepada perwakilan umat Katolik, perwakilan umat konghucu Walubi dan lainnya.
Dalam pembagian daging Kurban kepada masyarakat, terlihat Mahasiswa dan Korpus BEM se-Riau Yoga Saputra dan Aktivis Mahasiswa Riau Amir Arifin Harahap, S.H., turut aktif bersama aparat Bhabinkantibmas dalam mengatur pembagian agar tidak berkerumun dan dapat berjalan tertib tanpa melanggar Prokes.
Mengutip perkataan yang telah disampaikan oleh Ketua Umum DPP Santri Tani NU T. Rusli Ahmad kepada awak media sebelum Hari Raya Idul Adha beberapa watku lalu, di mana Rusli mengatakan bahwa, kegiatan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 H nanti adalah momen untuk menjalin dan mengikat tali persaudaraan yang erat di antara masyarakat Bangsa Indonesia tanpa membedakan suku, agama dan ras.
Apalagi di tengah pandemi covid 19 ini, DPP Santri Tani NU mencoba berbuat dan bersinergi dengan Pemerintah dalam membantu masyarakat baik kaum dhuafa, anak yatim piatu, masyarakat yang tidak mampu. Sehingga momen Idul Adha nanti menjadi Momen berkah bagi bangsa Indonesia, bersatu bersama bahu membahu dalam menuntaskan penyebaran Covid 19 dan saling berbagi dan peduli.
Dan hal itu terlihat jelas dengan terealisasinya acara Kurban tersebut pada dua hari ini yaitu Rabu (21/7) dan Kamis (22/7). Di mana begitu besar respon dan antusias masyarakat muslim dan non muslim, Tokoh agama, Tokoh masyarakat dan Pejabat di kalangan Legislatif dan Yudikatif yang hadir.
“Semoga Bapak Rusli Ahmad selalu diberkati Tuhan, diberi kesehatan dan panjang umur dan bisa menjadi berkat bagi masyarakat,” ucap seorang masyarakat dari Suku Batak yang beragama Nasrani yang tinggal di lingkungan RA Kopi Aren Palas yang tak ingin namanya disebut. Sumber Erick. (Agay)





