dutapublik.com, PEKANBARU – DPP Santri Tani NU kembali mendapat kunjungan silaturahmi dari Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., pada Senin (2/8) di RA Kopi Aren Agrowisata Palas.
Kunjungan dari Calon Kapolres Bandar Lampung tersebut, diterima langsung oleh Ketua Umum DPP Santri Tani NU di Kediaman. Dalam kunjungan pribadi tersebut, terjadi pembicaraan hangat terkait ketahanan pangan Negara termasuk bidang Pertanian.
Setelah perbincangan hangat, seperti biasa yang dilakukan oleh Ketua Umum DPP Santri Tani NU di setiap kedatangan sahabat atau pejabat baik Menteri ataupun Tokoh akan dipersilahkan untuk melakukan penanaman bibit kurma di areal Agro Wisata RA Kopi Aren.
Dan pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Ino Harianto sebagai calon Kapolresta Bandar Lampung dipersilahkan untuk menanam bibit Kurma secara simbolik.
Ino Harianto kepada awak media mengatakan, bahwa program-program di Kota Pekanbaru dapat bermanfaat bagi masyarakat jika tepat sasaran dalam bidang apapun, termasuk dalam sektor pertanian yang sesuai dengan program ketahanan pangan dan ketahanan pangan merupakan program Nasional.
“Pemerintah yang saat ini di masa pandemi, bagaimana agar ketahanan pangan kita bisa menjadi lebih baik. Masyarakat semuanya dapat diberdayakan dan Santri Tani NU sudah memberi contoh. Nah, tinggal bagaimana dari perangkat-perangkat yang ada, baik itu di tingkat paling rendah sebagai ujung tombak seperti Bhabinkamtibmas, RT, RW yang agar terus memberdayakan dan memberi penyuluhan kepada seluruh masyarakat yang tujuan akhirnya akan terbangun suatu ketahanan pangan yang baik.”
“Jadi, masyarakat di masa pandemi ini bisa mengelola apa yang dia miliki, sumber daya apa yang dia miliki, seperti kalau dia punya olahan sedikit di halaman rumahnya, ya bangun atau dia tanam makanan yang bisa dikonsumsi jangka pendek seperti hidroponik sayuran ubi jagung dan lain sebagainya,” terangnya.
Dikatakan Ino Harianto, bahwa saat ini, Santri Tani NU secara tidak langsung sudah memberikan contoh positif bagi masyarakat, khusunya masyarakat Lampung.
“Hal yang dilakukan oleh Santri Tani ini sangat bermanfaat dan bisa dianggap sebagai percontohan dan untuk di Lampung. Kita akan melihat dulu di sana seperti apa yang saat ini sudah berjalan. Nanti sambil berjalan tentunya kita evaluasi kalau baik ya kita pertahankan, kita tingkatkan kalau kurang ya kita cari lagi formula yang tepat supaya bisa masyarakat yang merupakan partner kita dalam menyukseskan program ketahanan pangan di seluruh wilayah,” ucapnya.
Menurutnya, semua ini dapat tercipta dan kontribusi luar biasa berasal dari santri-santri NU wilayah kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.
“T.Rusli Ahmad ini luar biasa. Bekerja sama dengan baik bersama Aparat Kepolisian dan Pemerintahan sebagai ujung tombak apalagi terkait vaksinasi, kita dari Kepolisian sesuai instruksi pimpinan yang menyampaikan untuk bekerjasama dengan NU melakukan vaksinasi terhadap masyarakat atau warga NU maupun masyarakat-masyarakat yang ada di sekitaran atau masyarakat tempatan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP Santri Tani NU T. Rusli Ahmad merasa bangga dengan kehadiran daripada Sahabatnya dan kepada awak media mengatakan, bahwa Kombes Pol Ino Harianto di Bandar Lampung juga akan berkoordinasi dengan Santri Tani NU.
“Selama ini Bandar Lampung memiliki perkebunan tebu, nanti akan dilakukan dahulu pengecekan tanah, apakah Kurma bisa dikembangkan di sana. Itu melihat unsur tanahnya. Jika bisa akan dilakukan penanaman Kurma tetapi jika tidak, akan disesuaikan.”
“Thailand dan Australia merupakan Negara penghasil Kurma yang besar, kenapa Indonesia tidak bisa. Thailand dan Indonesia masih dalam satu kawasan di Asia. Nah itulah kenapa kita juga berusaha mengembangkannya di Indonesia, sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi dalam program ketahanan pangan Nasional,” ungkapnya. Sumber Erick. (iwan ridwan)





