dutapublik.com, BEKASI – Setelah viral di Media Sosial tentang Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Tambak Segitiga Emas Kedung Barayun jalan Padat Karya Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong, Pj Bupati Bekasi Drs. H. Dani Ramdan dan Camat Muaragembong Lukman Hakim sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
Pj Bupati Bekasi Drs. H. Dani Ramdan mengungkapkan rasa bahagia, “Wah luar biasa ini luar biasa Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa oleh Petani Tambak di Kecamatan Muaragembong, saya memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya atas Prakarsa dan Inisiatif yang sungguh memberikan inspirasi yang sungguh meningkatkan rasa Nasionalisme dan kecintaan kita pada Bendera Merah Putih dan Penghormatan pada Pejuang Bangsa yang dengan darah air mata hingga tegak sampai hari ini, sekali selamat untuk petani tambak,” ucapnya.
Camat Muaragembong Lukman hakim juga mengungkapkan Apresiasi, “Apa yang menjadi ide positif di situasi pandemi ini menggambarkan bahwa semangat ini murni kegiatan masyarakat. Pengibaran bendera Merah Putih ini sudah yang ketiga kali ini lebih menggunakan jiwa semangat, dengan adanya pengibaran bendera Merah Putih agar tetap semangat dan kita yakin akan segera keluar dari pandemi Covid 19,” ucapnya.

Keterangan Gambar : Bendera Merah Putih Raksasa Yang Dikibarkan Masyarakat Petani Tambak Muaragembong
Kepada awak media pada Rabu (25/8) kemarin, Erwin Mailudin ketua Forum Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Bekasi (FKPMB) selaku penggagas dan sekaligus pelaksanaan mengungkapkan, “Saya sebagai masyarakat yang tergabung Petani Tambak Segitiga Emas Kedung Berayun Kampung Padat Karya Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong mengucapkan terima kasih atas Apresiasi Bapak Camat Muaragembong Lukman Hakim dan Bapak Pj Bupati Bekasi atas kegiatan kami Mengibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di lahan pertambakan.” ungkapnya.
“Pengibaran Bendera dalam rangka memperingati HUT RI KE 76 ini melibatkan masyarakat Petani Tambak sebagai wujud rasa syukur terhadap kemerdekaan bagi para pahlawan kita yang berjuang berkorban jiwa raga, Pertama, untuk mendo‘akan para pahlawan kita. Kedua, adalah untuk mengenang pengorbanan mereka.
Ketiga, ini sebetulnya yang paling penting, bagaimana kita dapat menimba teladan hidup dari mereka,” pungkasnya. (SS)





