Rakornas Pengendalian Inflasi Dibuka Presiden Jokowi

611

dutapublik.com, SULUT – Gubernur Sulut Olly Dondokambey, S.E., bersama Bupati, Walikota se-Indonesia secara virtual mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021 yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dari Istana Negara Jakarta, pada Rabu (25/8).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui kanal YouTube Setneg, meminta Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga barang, terutama kebutuhan pokok.

“Dalam kesempatan ini saya ingin menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian TPIP dan juga TPID. Jaga terus ketersediaan stok dan stabilitas harga barang-barang utamanya barang-barang kebutuhan pokok,” ucapnya.

Jokowi mengatakan, dalam kondisi daya beli masyarakat yang menurun, stabilitas harga bahan-bahan pangan sangat penting bagi rakyat. Oleh sebab itu Kepala Negara meminta agar hambatan yang ada dapat diselesaikan, baik kendala di sisi produksi maupun distribusi.

“Tiap Daerah kota di Indonesia harus cek, lihat lapangan bagaimana, apakah ada kendala produksi, apakah ada kendala distribusi,” tukasnya.

Menurutnya, pada kuartal II 2021 Indonesia mampu tumbuh 7,07 persen Year On Year (YOY), dengan inflasi terkendali di angka 1,52 persen YOY, atau jauh di bawah target 2021 yaitu 3 persen.

Selanjutnya Jokowio mengingatkan inflasi yang rendah juga bisa menjadi hal yang tidak menggembirakan, karena bisa mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *