Bank SulutGO Resmi Launching Pembiayaan KUR Bohusami Bakobong Sereh Wangi

583

dutapublik.com, MINAHASA – Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si., dan Wakil Bupati, Dr. (HC) Robby Dondokambey, S.Si., menghadiri Launcing Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami Bakobong Klaster Pertanian Sereh Wangi bertempat di Desa Tountimomor, Kecamatan Kakas Barat, kab.minahasa Kamis (14/10).

Launching Pembiayaan KUR Bohusami Bakobong, dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat, Kepala Perwakilan OJK Sulut Darwisman, dan Dirut Bank Sulutgo Revino Pepah.

Bupati Royke Roring dalam sambutannya atas nama Pemerintah dan Rakyat Kabupaten Minahasa menyampaikan terima kasih serta mengapresiasi pihak OJK Sulutgo Malut, Bank SulutGO dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas perhatian penuh kepada Kabupaten Minahasa terutama terkait dengan pembiayaan untuk membantu permodalan petani.

“Sebagian besar masyarakat Minahasa adalah petani dan nelayan sehingga kemudian sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB),

Dengan demikian program Bohusami Bakobong yang sudah diinisiasi Bank Sulutgo dan OJK Sulutgo Malut ini pasti akan sangat membantu petani untuk kemudian menggerakan roda perekonomian di Kabupaten Minahasa,” kata Bupati.

Dirinya mengaku bangga kepada para petani di Desa Tountimomor yang sudah memulai mengembangkan tanaman Sereh Wangi ini.

“Ke depan tentu kami berharap bukan hanya petani Sereh Wangi yang ada di sekitar Kakas Barat ini yang akan dikembangkan dan dibantu permodalannya tapi juga di seluruh Kabupaten Minahasa, serta kabupaten kota di provinsi Sulut. tidak menutup kemungkinan untuk komoditas pertanian lainnya,” imbuh Bupati Royke Roring

Sementara itu Dirut Bank Sulutgo Revino Pepah, S.E., M.M., dalam laporannya mengatakan bahwa Petani Sereh Wangi ini dibiayai secara individual perorangan dengan nilai kurang lebih Rp.12 juta per hektar, bersama Opstaker yang ada.

“Sereh Wangi yang dikembangkan ini yang akan diolah menjadi minyak wangi, minyak terapi, serta produk lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat akan dapat mensejahterakan petani yang ada,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Komisioner OJK, Prof. Wimboh Santoso, terus memotivasi warga Kabupaten Minahasa agar jangan ragu untuk bertani apalagi saat ini sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) tentang Badan Penyanggah Pangan.

“Petani yang dibiayai ini tidak hanya dibantu permodalan tapi juga dari sisi pengembangan bibit, subsidi pupuk yang tentu harus dieksplor termasuk juga pengolahan komoditas ini melihat kedepan akan dapat memberi sampak besar terhadap perekonomian rakyat akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini,” terang Wimboh Santoso.

Kegiatan dilanjutkan bersama semua yang hadir melihat langsung penyulingan daun Sereh Wangi ini serta melakukan panen komoditas tersebut.(EffendyV.Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *