dutapublik.com, KUBU RAYA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat kembali melaksanakan kegiatan kajian kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah karya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari ke-7 dan sekaligus dalam rangka memperingati hari lahirnya Baginda Rasulullah Saw, Senin (8/11).
Kegiatan ini dilaksanakan di Ranting Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang dengan mengundang seluruh Anggota PAC GP Ansor, Ranting GP Ansor se-Kec. Sungai Ambawang, Pengurus Rantin NU Desa Durian, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kadus Alina, serta Organisasi IPNU IPPNU Kec. Sungai Ambawang.
Menurut Ustaz Dedi Anwar, S.Pd.I., selaku Tuan Rumah mengatakan bahwa kegiatan kajian kitab kuning ini dimaksudkan agar generasi muda tidak terkontaminasi paham-paham wahabi/garis keras.
“Salah satu tantangan yang harus di hadapi saat ini yaitu membentengi generasi muda dari paham Wahabi Salafi,” kata Ust. Dedi.
Hal senada diungkapkan juga oleh Sahabat Dimas selaku Ketua Ranting Desa Durian. Menurutnya, dengan membaca karya Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dapat memantik semangat para kader untuk membentengi generasi muda dari paham takfiri tersebut.
“Saat ini kami merasa khawatir tentang ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah di lingkungan kita, karena sekarang banyak faham yang datang dari luar mau menyalahkan ajaran Asy’ariyah Ahlussunnah Wal Jamaah,” jelasnya.
“Makanya dari itu kami selaku Pengurus Ranting Desa Durian sengaja membaca kitab karya Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari ke-7 yang berjudul Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah agar menguatkan kembali akidah Ahlussunnah Wal Jamaah kita, juga meneladani gigihnya Mbah Hasyim dalam melawan Wahabi dulu,” imbuhnya. (Abshor)





