PC IGRA Kutawaringin Gelar Roadshow Penguatan Organisasi

466

dutapublik.com, BANDUNG – Pengurus Cabang Ikatan Guru Roudhtaul Athfal (IGRA) Kecamatan Kutawaringin mengadakan kegiatan roadshow penguatan organisasi IGRA, pada Rabu (17/11), bertempat di RA Assaidiyyah yang berlokasi di Desa Pameuntasan Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Acara ini diketuai oleh Elin Marlina, S.Pd.I dengan mengusung tema ‘Sinergi, Konsolidasi, Inovasi menuju IGRA hebat bermartabat’, yang dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah dan Guru Raudhotul Athfal (RA) yang ada dilingkungan Kecamatan Kutawaringin yang berjumlah lebih dari 75 orang.

Kegiatan tersebut turut pula dihadiri Pengawas Madrasah Kecamatan Kutawaringim Drs. Uung Wahyudin, M.Si., yang membuka acara tersebut serta delegasi dari PD IGRA Kabupaten Bandung yang diwakili oleh Wakil ketuanya, yaitu Dra. Imas Sukarsih S. Pd.I serta Ketua IGRA PC Kutawaringin yaitu Neni Haryati, S.Ag.

Tujuan diselenggarakannya acara tersebut adalah untuk memperkuat organisasi IGRA sebagai salah satu organisasi Profesional yang memiliki daya saing dengan organisasi profesi yang lain supaya seluruh anggota IGRA selalu bangga dengan organisasinya.

Acara yang berlangsung dari pukul 7.30 WIB s.d. pukul 12.00 WIB tersebut diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Ida Nurmala S.Pd.Aud sebagai pembawa acara.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Doa yang dibawakan oleh Deni Zuber Muharrom S.Pd.I. dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Aum Rumilah, S.Pd. dan dilanjutkan dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta lagu Mars RA oleh seluruh peserta.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia pelaksana kegiatan serta sambutan dari ketua PC IGRA kutawaringin dan Pengawas Madrasah yang sekaligus membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya Uung Wahyudin menitipkan pesan bagi para pendidik anak usia dini supaya tidak melenceng dari tujuan utama bahwa menjadi guru anak usia dini itu niatkan yang utama untuk Ibadah.

“Supaya lelah kita akan mendapat pahala yang tidak ternila,” ujarnya.

Selanjutnya acara penguatan organisasi IGRA yang disampaikan oleh wakil ketua PD IGRA Kabupaten Bandung Dra. Imas Sukarsih, S.Pd.I., yang memberikan pemaparan tentang sekelumit sejarah berdirinya organisasi IGRA, pemaparan tentang visi dan misi dari IGRA dan pemaparan dari AD ART organisasi IGRA.

“IGRA sebagai organisasi profesi yang berbentuk vertikal dan horizontal serta bersifat independen. Secara vertikal memiliki hubungan kerja dan tanggung jawab secara organisasi ke atas seperti dari PC yaitu tingkat Kecamatan.”

“Bertanggung jawab terhadap PD, yaitu IGRA Kabupaten. Begitupun IGRA Kabupaten selalu ada konsolidasi dengan PW IGRA atau pengurus propinsi dan pengurus propinsi selalu berkonsolidasi dengan PP IGRA atau pengurus IGRA Pusat,” terangnya.

Sedangkan, lanjut Imas, secara horizontal, IGRA selalu terbuka untuk bekerja sama dan membina hubungan baik dengan organisasi profesi yang setingkat untuk kemajuan pendidikan anak usia dini.

“IGRA adalah organisasi profesi yang bersifat independen. Dalam artian, IGRA tidak diintervensi oleh pihak lain, karena memilki aturan dan kebijakan sendiri yang tertuang dalam AD ART dan tidak terrkontaminasi oleh pihak pihak lain,” imbuhnya.

Sementara, Yuke Kusumawati, S.Pd., selaku kepala sekolah RA Assalam mendukung organisasi IGRA sebagai organisasi Profesi bagi anak usia dini selalu terbuka dengan perubahan kemajuan dalam pendidikan anak usia dini. (red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *