dutapublik.com, PEKANBARU – Organisasi massa Pemuda Pancasila (Ormas PP) melakukan aksi damai di kantor DPRD Provinsi Riau, jalan Sudirman Pekanbaru, pada Jum’at (26/11).
Ribuan massa yang datang mengenakan seragam kebesaran, yaitu loreng orange hitam. Mayoritas massa yang hadir menggunakan mobil dan sebagian menggunakan kendaraan sepeda motor yang sudah dilorengkan.
Sebelumnya, Junimart mendesak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera menertibkan sejumlah Ormas yang kerap terlibat bentrokan atau berbuat onar di jalanan.
“Kami datang ke kantor DPRD Provinsi Riau dengan tujuan menuntut Junimart Girsang untuk dipecat sebagai anggota DPR RI,” kata Anto Rachman, selaku ketua MPW Riau saat menyampaikan orasinya di atas mobil.
Menurut Anto Rachman di dalam orasinya, tujuan didirikan Ormas PP diantaranya adalah untuk membantu Pemerintah dalam menjaga ketertiban umum.
“Karena ormas PP sangat cinta pada Pancasila jadi tidak mungkin kalau Ormas PP selalu membuat keonaran,” imbuhnya.
Aksi damai Ormas PP ini, menuntut agar adanya permintaan maaf dari Politikus PDIP Junimart Girsang melalui media massa. Mereka menolak pernyataan Junimart yang menyebut PP sebagai Ormas yang kerap terlibat bentrok.
Lanjut Anto Rachman, walaupun Politikus PDIP Junimart Girsang sudah meminta maaf kepada Ormas Pemuda Pancasila, namun penyampaian dan permintaan maafnya dinilai tidak tulus.
“Kami meminta Junimart mendatangi Kantor MPN dan langsung meminta maaf dan mencium tangan Ketum Bapak Japto,” tegasnya.
Pantauan di lapangan, massa aksi damai tersebut dijaga ketat oleh aparat Kepolisian. Mereka membawa spanduk dan bendera merah putih juga bendera kebesaran Ormas PP.
Akibat aksi damai tersebut, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Sudirman Kota Pekanbaru macet total karena diisi ribuan massa yang membanjiri jalan tersebut.
Aksi damai Ormas PP berjalan aman, tertib dan terkendali yang dikomandoi Iwan Pansa. (NH)





