Antisipasi Bahaya, Jupel Dan Pengelola Makam Syekh Quro Lalukan Pemangkasan Pohon

575

dutapublik.com, KARAWANG – Musim penghujan yang disertai angin kencang yang saat ini menjelang, mengharuskan seluruh warga agar berhati-hati ketika hujan turun yang sering disertai angin kencang tersebut terjadi.

Demikian juga kondisi di lingkungan situs cagar budaya Makam Syekh Quro yang berlokasi di Desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ikut melakukan antisipasi guna menghindari hal yang tidak diinginkan ketika musim penghujan dan angin kencang.

Juru Pelihara (Jupel) Makam Syekh Quro Nendi Wirasasmita dan Ade Caman beserta Pengelola Acis Akmarudin, melakukan penertiban pepohonan yang dianggap rawan roboh atau tumbang di lingkungan Makam Syekh Quro, pada Sabtu (18/12).

Di sela kegiatan, Nendi Wirasasmita menuturkan, pemangkasan dahan pohon itu sekaligus salah satu cara untuk melestarikan pepohonan yang ada di lingkungan Makam Syekh Quro.

Keterangan Gambar 2: Saat Pemangkasan Pohon

“Karena sebagian pohon yang ada itu usianya sudah tua dan juga ada beberapa pohon langka yang dilindungi, oleh karen itu kita hanya melakukan pemangkasan saja tanpa menebangnya,” terangnya kepada media dutapublik.com.

Sementara, Ade Caman mengatakan, bahwa tindakan yang dilakukan tersebut untuk menghindari pepohonan di sekitar agar tidak tumbang ketika diterpa angin kencang.

“Usia pohon di sini kan rata-rata sudah tua usianya. Kami khawatir jika hujan dan angin kencang akan berakibat pohon tersebut roboh atau patah dahannya, sehingga akan membahayakan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Acis Akmarudin menjelaskan, beberapa waktu yang lalu pernah terjadi salah satu pohon jenis Gebang roboh dan menimpa bangunan di sekitarnya.

Keterangan Gambar 3: Salah Satu Pohon Yang Dilindungi

“Untuk menghindari kejadian robohnya pohon lagi, kita hari ini lakukan pemangkasan dahan beberapa pohon berusia tua yang dianggap rawan tumbang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, bahwa pepohonn yang ada di lingkungan situs cagar budaya Makam Syekh Quro, saat ini kurang lebih sebanyak 252 pohon terdiri dari 28 jenis.

Ke depan, rencananya semua pepohonan yang ada tersebut akan diberikan identitas masing-masing agar mudah diidentifikasi.

Jupel dan Pengelola mengharapkan, agar warga sekitar dan para pengunjung untuk ikut merawat dan melestarikan semua benda atau pepohonan yang ada di sekitar situs cagar budaya Makam Syekh Quro.  (Iwan Ridwan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *