dutapublik.com, PONOROGO – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Miseri Efendy, terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pembangunan infrastruktur pertanian di daerah pemilihannya. Terbaru, politisi senior Partai Demokrat tersebut berhasil mengawal realisasi rehabilitasi Dam Tempuran yang berada di Dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.
Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat itu kini resmi memasuki tahap pelaksanaan dengan memanfaatkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.
Sebagai langkah awal, H. Miseri Efendy bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo serta Komisi C DPRD Kabupaten Ponorogo menggelar sosialisasi kepada warga dan kelompok tani di Balai Desa Bancar.
Dalam keterangannya, H. Miseri Efendy menegaskan bahwa fungsi pengawasan dan pengawalan anggaran di tingkat provinsi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
“Rehabilitasi Dam Tempuran ini menjadi salah satu prioritas kami. Kami di Komisi D DPRD Jawa Timur melihat secara langsung betapa pentingnya fungsi dam ini sebagai sumber pengairan lahan pertanian warga.
Alhamdulillah, melalui APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2026, proses rehabilitasi kini telah resmi dimulai. Kami hadir bersama tim teknis dan DPRD Kabupaten untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas serta pelaksanaan proyek berjalan transparan,” ujar Miseri Efendy.
Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Ponorogo, Bayu, menjelaskan bahwa rehabilitasi akan difokuskan pada penguatan struktur dam yang mengalami kerusakan akibat faktor usia serta erosi.
“BPBD Ponorogo mendampingi pelaksanaan rehabilitasi agar seluruh pekerjaan memenuhi standar keamanan infrastruktur sumber daya air. Fokus utama meliputi penguatan dinding penahan serta normalisasi aliran air sehingga fungsi dam kembali optimal dalam mendistribusikan air ke saluran irigasi pertanian,” jelas Bayu.
Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Bancar maupun masyarakat penerima manfaat. Kepala Desa Bancar, Agus Sudarmono, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan perjuangan H. Miseri Efendy dalam mengawal aspirasi masyarakat hingga proyek tersebut dapat direalisasikan.
“Atas nama Pemerintah Desa Bancar dan seluruh petani, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Miseri Efendy. Perbaikan Dam Tempuran sudah lama kami harapkan. Berkat perjuangan beliau di tingkat provinsi, aspirasi masyarakat akhirnya dapat diwujudkan pada tahun ini,” ungkap Agus Sudarmono.
Senada dengan itu, salah seorang petani setempat, Mustakim, mengaku bersyukur karena rehabilitasi Dam Tempuran akhirnya dimulai. Menurutnya, selama ini kerusakan dam menyebabkan distribusi air ke lahan pertanian menjadi tidak stabil.
“Kami sangat bersyukur proyek ini akhirnya berjalan. Jika Dam Tempuran kembali berfungsi dengan baik, pasokan air untuk sawah akan lebih lancar sehingga petani tidak lagi khawatir saat musim tanam. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan kepentingan petani,” tuturnya.
Dengan dimulainya sosialisasi dan pekerjaan fisik rehabilitasi, proyek Dam Tempuran diharapkan dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani di Desa Bancar dan sekitarnya. (Muh Nurcholis)





