dutapublik.com, SUMENEP – Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan Vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 serta mengantisipasi lonjakan COVID Varian baru, pemerintah desa Sera Barat Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep gencarkan Vaksinasi secara Door to Door.
Kegiatan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB bertempat di salah satu rumah warga desa Sera Barat dihadiri oleh kepala desa Sera Barat, Tim Vaksinator Puskesmas Bluto Liana Sutriningsih, A.Md.Keb, Fausiyah Nurhayati serta didampingi oleh petugas Polsek Bluto Aiptu Heriyanto, pada Senin (10/1).
Kapolsek Bluto AKP H. Suhaeri, S.H. menyampaikan, kegiatan Vaksinasi ini sebagai wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam percepatan vaksinasi guna memutus matarantai peyebaran COVID-19.
“Kegiatan Vaksinasi ini terus kami lakukan setiap hari terhadap warga masyarakat dengan target kami 300 hingga 500 orang perhari yang ada di Kecamatan Bluto,” ujarnya.
Dikatakan Suhaeri, pihaknya terus lakukan pendampingan dengan memberikan edukasi serta pemahaman tentang pentingnya vaksinasi dengan cara yang humanis kepada warga binaannya terutama bagi warga masyarakat yang tidak mau bervaksin.
“Alhamdulillah masyarakat sudah antusias dan mau untuk bervaksin sehingga pertanggal 10 hari ini mencapai 65 persen masyarakat yang ada di wilayah kecamatan Bluto sudah tervaksin,” sebutnya.
Pihaknya berharap, warga binaannya bisa tervaksin semua agar herd immunitynya bagus untuk menangkal COVID-19.
Sementara itu, Munasit, selaku Kepala Desa Sera Barat menuturkan, pihaknya akan terus gencarkan vaksinasi baik nantinya ditempatkan di balai desa atau dengan cara jemput bola datang langsung ke rumah warga secara door to door.
“Vaksinasi hari ini pendaftar 51 orang, dosis pertama 44 orang jenis Pfizer dan dosis kedua 6 orang jenis Sinovac. Jadi 50 orang yang sudah tervaksin, 1 orang tertunda karena tensi darahnya tinggi,” ungkapnya.
Selain itu, Munasit berpesan kepada masyarakat Sera Barat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 5M, yakni memakai masker,menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.
“Kedisiplinan kita bersama menerapkan protokol kesehatan salah satu kunci memutus rantai penyebaran virus Corona, apalagi sekarang virus varian baru yang semakin mengganas,” terangnya.
Dalam Pantauan awak media dutapublik.com, dalam kegiatan Vaksinasi tersebut tidak terlihat Perangkat Desa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Padahal menurut Munasit, Perangkat Desa harus berperan aktif sebagai ujung tombak dalam pencapaian program pemerintah dalam percepatan Vaksinasi.
“Kami sudah mengasih tahu dan mengimbau kepada Perangkat Desa untuk hadir dalam kegiatan vaksinasi hari ini, tapi mereka tidak mengindahkan,” pungkasnya. (Memet)





