dutapublik.com, KARAWANG – Jalan adalah salah satu infrastruktur yang memiliki nilai sangat strategis. Karena jalan merupakan akses penghubung dari suatu daerah ke daerah lainnya. Jalan juga memiliki nilai ekonomis karena merupakan jalur distribusi yang digunakan warga dalam kegiatan ekonomi.
Kondisi jalan akan berdampak pada kedua aspek tersebut, jalan yang berkondisi baik tentunya akan mempermudah akses transportasi serta memperlancar jalur distribusi. Sebaliknya kondisi jalan yang rusak secara tidak langsung akan berdampak buruk pada akses transportasi dan distribusi.
Adalah jalan poros Desa Balonggandu yang berlokasi di Dusun Kertajaya merupakan salah satu jalan poros yang memiliki nilai sangat strategis. Jalan tersebut sering digunakan warga setempat dan warga desa tetangga untuk kegiatan transportasi dan distribusi perekonomian.
Nilai strategis lainnya, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antarDdesa dan antar Kabupaten, karena jalan tersebut bisa menghubungkan Kabupaten Karawang dengan Kabupaten Subang serta Kabupaten Purwakarta.
Namun sayangnya kondisi jalan tersebut terutama 75 meter menjelang Gapura pintu masuk Dusun Kertajaya mengalami rusak parah. Kondisi tersebut sudah tentu menghambat akses transportasi dan distribusi yang melalui jalan tersebut, kondisi ini akan lebih diperparah pada saat musim penghujan tiba. Kubangan air sedalam 30 cm menjadi pemandangan lazim di badan jalan.

Keterangan Gambar 2: Kades Balonggandu Anto Suheryanto
Warga yang merasa kesal dengan kondisi tersebut meluapkan kekecewaannya dengan menanami pohon pisang di badan jalan yang dikubangi air hujan.
Suryana Firmansyah, salah satu tokoh masyarakat Dusun Kertajaya Desa Balonggandu ketika ditemui media dutapublik.com di lokasi mengatakan, bahwa warga sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak tersebut dan berharap ada perhatian yang serius dari pemerintah Kabupaten Karawang terutama Dinas PUPR Kabupaten Karawang.
“Kami sebagai warga tentunya sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak ini. Dan kami berharap pemerintah daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas PUPR agar memperhatikan dan segera memperbaiki jalan ini.”
“Jalan ini sebenarnya memiliki nilai strategis yang tinggi karena merupakan jalan poros yang bisa menghubungkan beberapa Desa dan Kabupaten,” ujarnya, pada Rabu (19/1).
Sementara itu, Ujang Garong alias Kusnadi salah seorang warga yang juga berprofesi sebagai ojek pangkalan di lokasi tersebut mengungkapkan, bahwa kondisi jalan yang rusak turut mempengaruhi penghasilannya sebagai ojek pangkalan karena penumpang yang biasa turun dan menggunakan jalan tersebut lebih memilih di jalur lain yang kondisi jalannya bagus.

Keterangan Gambar 3: Kondisi Jalan Poros Desa Balonggandu Yang Rusak Parah
“Jalan yang rusak ini secara tidak langsung turut mempengaruhi penghasilan saya sebagai ojek pangkalan, karena banyak penumpang yang lebih memilih jalan lain yang lebih bagus,” ungkapnya.
Dirinya bersama rekan-rekan serta warga berharap agar Pemda Kabupaten Karawang segera memperbaiki jalan tersebut.
Sedangkan Kepala Desa Balonggandu Anto Suheryanto ketika dikonfirmasi media dutapublik.com mengatakan, bahwa pemerintah desa Balonggandu pada awal tahun 2022 ini sudah mengajukan hal tersebut ke Dinas PUPR Kabupaten Karawang dan kepada warga berpesan agar bisa bersabar menunggu realisasi pembangunan jalan tersebut.
“Kami dari pemerintah desa Balonggandu sejak awal tahun 2022 ini sudah mengajukan proposal pembangunan jalan poros tersebut ke Dinas PUPR Kabupaten Karawang. Saya mohon doa dan dukungannya dari seluruh warga agar pembangunan jalan poros tersebut segera terealisasi di tahun ini,” terangnya.
Anto juga mengimbau kepada warga untuk tetap bersabar menunggu realisasi pembangunan jalan poros tersebut.
“Kami dari jajaran pemerintah desa Balonggandu akan berusaha maksimal agar pembangunan jalan poros ini cepat terealisasi,” pungkasnya. (Endang Andi)





