dutapublik.com, GARUT – Masyarakat pengguna jalan raya, khususnya pengendara kendaraan bermotor roda dua harus ekstra hati-hati dan waspada saat melalui jalan raya Karangpawitan-Wanaraja, pasalnya di sepanjang jalan itu tersebar lubang-lubang menganga dan cukup dalam.
Sebagai jalan utama yang ramai dilalui berbagai kendaraan baik kendaraan umum, pribadi dan dinas, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat, sudah seharusnya kalau jalan raya karangpawitan-Wanaraja mendapatkan prioritas perawatan yang lebih dari pihak pemerintah.
Mengingat volume kendaraan di jalan ini tak pernah sepi karena menjadi jalan penghubung antar beberapa Kecamatan, yakni Kecamatan Karangapawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, Sukawening, Karangtengah dan Cibatu. Maka dari itu, pihak pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR harus segera bertindak cepat untuk memperbaikinya.
Seperti keterangan salah seorang warga Kecamatan Sucinaraja yang enggan disebutkan namanya mengatakan, setiap hari dia selalu menggunakan jalan tersebut untuk berangkat kerja.
Yang Ia rasakan kadang-kadang merasa was-was dan risih takut celaka. Makanya dia ingin agar jalannya bisa cepat diperbaiki.

Keterangan Gambar 2: Lubang Di Jalan Karangapawitan-Wanaraja
“Ya, saya harap jalan ini segera diperbaiki, karena kami juga butuh kenyamanan dalam berkendara, apalagi kalau hujan deras, lubang-lubang nyaris tak terlihat karena tertutup air, jadi istilahnya meleng dikit tewas,” ungkapnya, pada Minggu (13/2).
Berdasarkan pantauan media dutapublik.com, lubang-lubang yang tersebar di bahu di jalan Raya Karangpawitan-Wanaraja, di antaranya ada beberapa lubang yang mempunyai lebar kurang lebih sampai 50-75 cm dan kedalaman mencapai 5-8 cm.
Mengingat Kabupaten Garut masih dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19, sehingga warga masyarakat harus ekstra kerja keras juga untuk memulihkan ekonomi keluarganya masing-masing.
Jadi tentunya mobilitas masyarakat akan tinggi termasuk menggunakan Fasilitas jalan raya Karangpawitan-Wanaraja.
Sehingga diharapkan Dinas PUPR segera turun kelapangan dan membantu masyarakat yang sedang berusaha menstabilkan enokominya dengan berkerja dan berusaha dengan cara membereskan jalan yang berlubang sesuai amanah jabatannya. (Made)






