Acara Haflatul Imtihan Purna Siswa Siswi Pontren Daruttolibin Peniraman

831

dutapublik.com, MEMPAWAH – Pondok Pesantren Daruttolibin sukses menggelar Haflatul Imtihan dan Purna Siswa Siswi MI, MTS, MA, bertempat di halaman Pondok Pesantren Daruttolibin Peniraman Mempawah Kalimantan Barat, pada Selasa (29/4).

Acara yang dimulai 19.00 WIB tersebut, dihadiri oleh KH. Abdullah Al-Faqir, S.E., M.E., selaku Pengasuh pontren Mamba’ul Khoirot Ketapang sekaligus Wakil Rois Syuriah PCNU Ketapang sebagai pengisi Tausiyah. Ketua Kemenag Kapubaten mempawah Hj. Hasib Arista, S.Pd.I., M.Pd.I., wakil Bupati Mempawah M. Pagi, M.M., Wakil Rektor UNU Dr. Romawi Martin, M.E. serta Ketua PW NU Kalbar KH. Hasyim Hadrawi, S.T.

Muhajir Alwi, S.Pd.I., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Daruttolibin Peniraman mengucapkan selamat datang dan rasa terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah hadir untuk meramaikan acara Haflatul Imtihan tersebut.

“Ahlan Wasshlan Bihudurimkum, selamat datang kami ucapkan kepada para hadirin dan tamu undangan, kami ucapkan banyak terima kasih karna telah berkenan hadir untuk mengahidiri acara Akhirussanah kami,” ucapnya.

Sementara, Hasib Arista menyampaikan rasa bangganya dengan adanya lembaga pendidikan terutama Pondok Pesantren Daruttolibin yang juga mempunyai sekolah tinggi yaitu Universitas Nahdlatul Ulama.

“Saya bangga adanya lembaga Pendidikan di tengah-tengah masyarakat Peniraman ini yang tentu mempunyai 3 dasar, yaitu mengawal Aqidah Ahlussunnah wal jama’ah, lembaga keagamaan (Pontren_red) dan mengawal moral di era yang sudah canggih,” tuturnya.

Di tempat yang sama, M. Pagi menambahkan, bahwa Haflatul Imtihan ini merupakan malam kebahagiaan bagi kebanyakan orang termasuk bagi para siswa siswi belajar yang akan melaksanakan wisuda.

Menurut Kepala Kemenag Kapubaten Mempawah Ust. Hasyim Hadrawi,  bahwa pemuda saat ini akan menjadi penerus masa depan dan akan menjadi ujung tombak bangsa.

“Subbanul yaum rijaalul ghadi, pemuda masa kini adalah penerus masa yang akan datang. Pentingnya menjadi santri atau nyantri di Pondok Pesantren termasuk Pontren Daruttolibin  ini diharapkan menciptakan anak yang baik serta menjadi generasi emas dalam aspek kehidupan dan mempunyai dasar agama. Sehingga nantinya akan menjadi penerus bangsa yang adil dan jujur,” ujarnya.

Sedangkan penyampaian Mauizdohtul Hasanah, KH Abdullah Al- Faqir menjelaskan, bahwa dalam ruang lingkup Pesantren itu mempunyai 3 peran yang sangat penting demi kemajuan Pontren ke depannya.

“Pondok Pesantren yang maju mempunyai yang berperan ada 3, yaitu Pondok, Santri dan Masyarakat. Dan Untuk menciptakan dan memajukan anak Sholeh mempunyai akhlak baik,  juga berperan paling utama adalah orang tua,” terangnya.

Haflatul Imtihan diadakan satu kali dalam setahun dengan rangka Purna Siswa Siswi MI, MTS dan MA sebagai tanda bahwa siswa siswi telah menyelesaikan masa belajarnya dan akan melanjutkan pendidikan selanjutnya kejenjang yang lebih tinggi. (Pattiha)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *