dutapublik.com, PEKANBARU – Dua nikmat Allah yang paling bermakna di bulan Ramadan, pertama, nikmat saat berbuka, bermakna melatih kesabaran, menahan amarah, memiliki ketabahan, dan ketahanan diri, rendah hati, jujur, dan disiplin. Kedua, merayakan kemenangan perang yang amat besar yaitu perang melawan hawa nafsu, maknanya terjauh dari perbuatan tercela. Apabila nilai-nilai Ramadhan diimplementasikan maka prajurit memiliki mental tangguh.
Demikian yang dikatakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., dalam sambutannya pada acara Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2022 M, yang bertemakan Implementasi Nilai Ramadan Dalam Kehidupan Prajurit TNI bertempat di Apron Baseops Lanud Roesmin Nurjadin-Pekanbaru, pada Senin (2/4).
Kemudian Andi Kustoro menjelaskan, sebagai insan prajurit TNI apabila mengamalkan nilai Ramadan, maka dalam tugas memiliki dua dimensi yang sangat kuat, yaitu tanggung jawab kepada Allah yang disebut Hablumminallah, sedangkan Hablumminannas adalah tanggung jawab terhadap amanat yang diberikan negara melalui budaya kerja yang memiliki, integritas, keselarasan antara hati, fikiran, perkataan, profesional, disiplin, kompeten dengan hasil yang baik, jangan sampai bekerja hanya bersifat seremonial atau sekedar ritual saja.
“Bulan Ramadan sebagai bulan ibadah, bulan pendidikan dan bulan latihan, yang menjadikan prajurit TNI agar lebih baik dari sebelumnya dan juga bagi keluarga maupun masyarakat agar dalam setiap penugasan dan pengabdian mendapat ridho dari Allah SWT,” ujarnya.
Andi Kustoro mengajak, agar prajurit TNI khsususnya keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin untuk mendengarkan dan mengamalkan isi khutbah yang akan disampaikan Ustadz Khairul Saleh, sebagai pedoman dalam bekerja.
“Terima kasih kepada Warga Lanud Roesmin Nurjadin dan masyarakat yang telah menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif selama Ramadan serta dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusuk dan tawadhu. Semoga Allah SWT menerima ibadah puasa kita dan amalan-amalan lainnya dan berharap dipertemukan kembali dengan Ramadan dan Idul Fitri di tahun depan. Mmari kita berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan, keselamatan dan kesuksesan dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya TNI Angkatan Udara,” tuturnya.
Selanjutnya, Ustazd Khairul Saleh dalam khutbahnya menjelaskan, sebenarnya kedatangan Ramadan adalah kesempatan untuk memperpanjang usia, karena ibadah puasa, Qiyamulailnya membawa keberuntungan bagi yang mengerjakannya. Bagi yang lalai, maka puasanya tidak akan sempurna, pahalanya diskon karena terus berbuat dosa, ghibah, gunjing, fitnah dan perbuatan negatif lainya.
“Oleh karena itu ada tiga keberhasilan di bulan penuh Magfirah ini, yaitu menang di medan pertempuran melawan nafsu, berpenampilan dan berakhlak baik dan kerjanya berkualitas,” kata Pimpinan Pesantren Tahfiz Mahligai Qur’an itu.
Sebelumnya, d itempat yang sama, Kabintal Lanud Roesmin Nurjadin Letkol Sus Edison, S.Ag., juga menyampaikan, bahwa antusias warga Lanud Rsn untuk menunaikan kewajiban membayarkan Zakat Fitrah juga cukup tinggi, uang terkumpul lebih kurang Rp40 juta dan diserahkan kepada 280 orang Mustahaq/penerima zakat.
Kemudian, setelah selesai Shalat Ied, dilanjutkan dengan halal bihalal dan ramah tamah dan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar serta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Nampak hadir, Ketua PIA Ardhya Garini Cab.12/D.I Lanud Rsn Ny. Iswari Andi Kustoro bersama pengurus, para Pejabat dan warga Lanud Rsn serta masyarakat sekitarnya. (Juntak)





