Mei 2022 DPP Posnu Rencanakan Pelatihan Wawasan Kebangsaan Dan Penguatan Ideologi Pancasila

472

dutapublik.com, GARUT – Dewan Pimpinan Pusat Poros Sahabat Nusantara (DPP Posnu) akan menyelenggarakan kegian Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Penguatan Ideologi Pancasila, pada Mei 2022, kegiatan ini bertempat di Provinsi Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Garut dan Kota Banjar yang diikuti sekitar 300 orang peserta setiap Kabupatennya.

Dikatakan Ketua Umum DPP Posnu Elina Dian Karmila kegiatan tersebut akan melibatkan pelajar, mahasiswa, organsisasi kepemudaan serta unsur kepemudaan lainnya untuk menjadi peserta, selain itu kegiatan tersebut akan di hadiri dari beberapa instansi pemerintah setempat seperti hal nya Kesbangpol, Dispora serta Polres dan Kodim setempat, pada Minggu (8/5).

Menurut Elina saat ini ketahanan Ideologi Pancasila menghadapi ujian dan tantangan di era globalisasi dengan masuknya ideologi alternatif ke dalam segenap sendi-sendi bangsa melalui media informasi yang dapat dijangkau oleh seluruh anak bangsa seperti: radikalisme, terorisme dan hedonisme.

Pada kondisi pandemi Covid-19 orang banyak menghabiskan waktunya dengan gadget artinya media yang hari ini seolah olah secara langsung dikonsumsi oleh pembaca tanpa adanya filter atau pembanding opini berdampak banyaknya pemuda yang terpapar paham paham yang bertentangan dengan falsafah NKRI.

Meskipun hari ini Pandemi Covid-19 seakan menjadi endemi akan tetapi niali-nilai Pancasila masih sangat relevan menghadapi pandemi Covid-19 yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Nilai-nilai Pancasila memberikan landasan berfikir dan bertindak dengan memiliki empati dan tanggung jawab bersama menghadapi pandemi covid-19,” ujarnya.

Sambung Elina, Pancasila dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa.

Dengan demikian Pancasila akan mampu menjadi filter atas sebagai pengaruh negatif fenomena modernitas, sekaligus mengisi kembali ruang-ruang kosong kejiwaan manusia Indonesia dengan nilai-nilai keagamaan yang universal, seperti cinta kasih, ketulusan, kejujuran, pengabdian dan pelayanan terhadap sesama untuk membangun kembali kehidupan bersama secara damai, harmonis dan sejahtera.

“Pemuda merupakan tulang punggung Negara dan Pemuda adalah pemimpin di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Elina berharap setelah diselenggarkanya pelatihan ini ialah pemuda bisa lebih berdaya dan berperan aktif mendukung upaya pemerintah dalam rangka pembinaan dan penguatan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menjalin jejaring kerja antara pemuda dengan pemangku kepentingan dalam melakukan upaya pembinaan dan penguatan ideologi Pancasila di tengah-tengah Masyarakat. (Made)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *