Disebut Makan Gaji Buta, Camat Kota Agung Barat Meradang

679

dutapublik.com, TANGGAMUS – Tak terima diberitakan jarang ngantor alias makan gaji buta, Firdaus Camat Kota Agung Barat Kabupataen Tanggamus sebut dirinya tidak takut dicopot dari jabatannya sebagai camat oleh Bupati. Hal itu disampaikannya saat menghubungi awak media melalui sambungan WhatsApp pada Kamis (26/5).

Sebelumnya telah diberitakan di beberapa media Online, diduga Firdaus selaku Camat di Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus ,jarang masuk Kantor hal itu yang membuat firdaus selaku Camat meradang.
Padahal yang menyebut Camat jarang masuk kantor itu disampaikan oleh salah satu staf di kecamatan setempat

Melalui sambungan Telepon Seluler Camat Firdaus mengatakan ia merasa keberatan atas pemberitaan di salah satu media Online.

Dengan nada tinggi Firdaus mengatakan ia tidak pernah merasa tidak masuk Kantor. “Setiap hari saya ngantor jadi kalau ada staf atau jajaran saya yang mengatakan camat jarang ngantor itu bohong karena tidak semua orang di kantor suka dengan saya, ada juga yang benci itu sudah lumrah hukumnya,” terangnya.

Baca Juga:  Gubernur Olly Dondokambey Ajak FKUB Jaga Toleransi Umat Beragama

Lanjut Camat dengan terbitnya berita yang sebelumnya ia keberatan karena wartawan tidak pernah menelepon dulu atau datang langsung ke kantor untuk konfirmasi. “Jangan langsung menerbitkan berita tanpa konfirmasi itu sifatnya memfinah dan saya klarifikasi untuk masalah Mobil Ambulance Pekon Kandang Besi sampai sekarang saya juga belum tahu,” beber Camat Firdaus

“Kalau bisa nanti hari Jumat saya tunggu di Kantor biar kita ngobrol kurang bagus kalau ngomong panjang lebar di telepon nanti semua staf dan kasi-kasi yang membidangi hal tersebut bisa menjelaskan kita sama-sama obrolkan dan lagi pula bukan hal yang baru,” jelasnya.

Tambah Firdaus, ia menjadi Camat sejak tahun 2013 sudah menjabat sebagai camat, diantara 20 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tanggamus ia mengaku sebagai camat paling senior.

Baca Juga:  Pemdes Karondoran Jaga Kamtibmas Jelang Natal 2023 Dan Tahun Baru 2024

“Sudah beberapa kali pindah tugas sudah banyak penghargaan yang saya raih. Seandainya nanti berita saya dibaca oleh Bupati saya tidak pernah takut, kalau mau dicopot oleh Bupati. Saya sudah lama menjadi camat jadi saya juga sudah jenuh dan bosan untuk menjabat sebagai camat,” ucapnya.

Namun yang menjadi pertanyaan saat awak media mendatangi kantor Kecamatan Kota Agung Barat untuk klarifikasi terkait pemberitaan dan konfirmasi kerkait kinerja dan program program pemerintah yang sudah direalisasikan yang salah satu programnya adalah, justru sebaliknya Camat Firdaus dan jajarannya tidak bisa menjawab apa lagi untuk menjelaskan , atas semua yang dipertanyakan oleh para wartawan.

Sebelumnya Ketua GMBI distrik Tanggamu Amrini juga meminta Camat Kota Agung Barat untuk buka-bukaan jika Firdaus merasa sudah cukup berhasil selama menjadi Camat Kota Agung Barat, menurut Amroni kalau merasa bersih mengapa harus risih. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *