Kakek Renta Kecewa Berat Dengan Meikarta: Surat Tanah Diambil Jongos, Pelunasan Tak Kunjung Terjadi

597

dutapublik.com, BEKASI – Rasa kecewa terlihat dari raut wajah dan dari nada bicaranya. Seorang lelaki yang sudah renta ketika diajak berbincang-bincang di rumahnya yang dikelilingi pohon sehingga terasa sejuk saat itu.

Tetapi ternyata sejuknya udara disekitar rumahnya tak sesejuk hatinya saat itu, dikarenakan ia sedang kecewa terhadap Meikarta. Adapun yang membuat kecewa dikarenakan tidak ada kepastian terkait pelunasan tanahnya yang empat tahun lalu pernah dijual ke Meikarta. Apalagi  surat tanah yang asli oleh calo/jongos Meikarta.

Sebut saja lelaki itu Abah Ento yang tinggal di Kp. Ciranggon Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi. Beliau kurang lebih 4 tahun yang silam pernah menjual tanahnya ke Meikarta melalui calo/jongos kurang lebih 3 bidang tanah kebun, kesemua tanahnya itu berukuran kurang lebih 4000 meter dengan  surat tanah yang berbeda-beda.

“Sebenarnya Abah ini lagi pusing soal persoalan tanah. Dulu Abah menjual 3 bidang tanah kebun ke MeiKarta dengan harga yang disepakati 300 ribu permeternya, tapi baru dipanjer 50 juta, kalau dihitung mah uang Abah yang harus diterima dari Meikarta kurang lebih 1 milyar lagi tapi sampai sekarang hampir 4 lima tahun lamanya belum jelas kapan pelunasannya dari Meikarta,” ujar Abah Ento, di rumahnya, Kamis (2/6).

“Mana surat tanah yang aslinya sudah diambil lagi, alasan calo mengambil surat tanah abah sih katanya buat data audit Meikarta,” jelasnya.

Abah Ento ingat omongan orangtuanya kalau dalam urusan tanah tidak benar
pasti ada sebabnya.

Selanjutnya Abah Ento mengatakan kalau urusan tanahnya tidak juga dibayar dan surat tanah yang asli tenryata hilang pasti ia akan mengecek kepada Hj. Acih selaku calo/jongos Meikarta yang saat itu berhubungan dengannya.

Terkait nama Hj Acih disebut-sebut sebagai calo tanah oleh Abah Ento, awak media dutapublik.com, mencoba mengkonfirmasi Acih lewat aplikasi WhatsApp.

Acih menjelaskan dalam konfirmasi tersebut bahwa dirinya bukan calon tanah Abah Ento dari Kp. Ciranggon yang dijual ke MeiKarta itu. “Saya ini si penjual tanah juga ke MeiKarta bahkan sampai sekarang pun saya belum menerima pelunasan sepeserpun dari hasil jual tanah saya,” jelas Acih saat dikonfirmasi oleh awak media. (Adi Sukriyadi) 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *