DR. Ir. H. Abdusy Syakur Amin Sebagai Ketua Koni Jelaskan Soal PORPROV

352

dutapublik.com, GARUT – Bertempat di ruangan koni Kabupaten Garut dengan didapingi oleh pengurus koni yang lain, ketua KONI Kabupaten Garut, DR. Ir. H. Abdusy Syakur Amin menjelaskan dengan lugas dan jelas terkait pelaksanaan pekan olahraga provinsi Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada bulan november 2022.

Abdusy syakur menyampaikan rasa optimisnya tentang target pencapaian 36 dari 41 Cabor yang di pertandingkan dalam PORPROV JABAR nanti, di mana Kabupaten Garut akan memberangkatkan sekitar 700 orang kontingen untuk bertanding di pekan olahraga provinsi Jawa Barat tersebut.

“Insya Allah Kabupaten Garut akan menjadi tuan rumah untuk 8 Cabor dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat yang akan di gelar pada bulan November 2022 yaitu Arum Jeram, Basket, Futsal, Sepak Takrow, Rugby dan Renang yang terbagi 3 sub Cabor (Renang indah, Renang Selam, Renang Kolam). Insya Allah ke 8 Cabor tersebut sudah di cek oleh KONI Provinsi dan dinyatakan sudah memenuhi syarat,” ungkap DR. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, di ruang kerjanya, Universitas Garut.

“Kenapa kami optimis meraih 36 Emas karena salah satunya Kabupaten Garut ditunjuk menjadi tuan rumah, maka akan banyak keuntungan dan manfaat yang didapatkan, banyaknya suporter yang membuat para atlet bersemangat untuk memenangkan pertandingan dan banyak lagi manfaat yang bisa di ambil sehubungan dengan Garut menjadi tuan rumah,” Imbuhnya penuh diplomasi.

Lebih lanjut, Abdusy Syakur menuturkan bahwa untuk Arum Jeram akan dilaksanakan di Dangder Banyuresmi, Basket di SOR Ciateul, untuk Indor-nya di UNIGA, Futsal di SOR Ciateul, Rugby di lapang Kerkof dan Sepak Takrow serta Renang akan di pusatkan di SOR Ciateul, ” paparnya.

“ Adapun Tentang tranparansi anggaran yang diterima oleh KONI Garut, perlu kami luruskan, bukan tidak transparan tapi belum waktunya, nanti pada saatnya akan ada pelaporan pertanggungjawaban untuk tiap tahun anggaran akan saya disampaikan secara jelas, transparan dan akuntabel, siapa saja yang menerima bantuan untuk para atlit, pelatih dan wasit, semuanya akan saya laporkan, per Cabor mana saja yang sudah menggunakan anggaran tersebut.” tegasnya.

“Sekali lagi perlu kami luruskan bahwa bantuan hibah yang di terima oleh KONI Garut itu sebesar 3,5 M untuk tahun 2022 dan itu sudah kami gunakan/berikan kepada masing-masing Cabor yang telah mengajukan anggaran kegiatan, jadi darimana dasarnya KONI Garut menerima 4,1 M. Sahut Kang Abdusy Syakur sedikit kecewa.

Di akhir perbincangan Ketua KONI Garut mengungkapkan rasa kebanggaannya bahwa GOR untuk Renang telah di lihat/survey langsung oleh team Ahli dari Spanyol, dimana GOR Kolam Renang tersebut menjadi terbaik ke 4 di tingkat Nasional, mudah-mudahan dengan adanya kolam renang yang representatif ini bisa menambah medali emas dan menghasilkan bibit atlet-atlet renang yang berprestasi di tingkat Provinsi dan Nasional untuk jangka waktu 5-10 tahun kedepan. (Md). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *