Syakir Mahasiswa Asal GARSEL, Kreatif Dan Inovatif Manfaatkan Peluang Bisnis Untuk Menopang Biaya Kuliah

1199

dutapublik.com, GARUT – Perkembangan teknologi digital terus maju di setiap negara, begitupun di Indonesia cara komunikasi yang mulai dikembangkan oleh berbagai provider terus berinovasi, mulai dari era SMS pada tahun 2000, menjalar pada era milenium hadir akunisasi email, tweeter, instagram dan WhatsApp hingga aplikasi aplikasi lainnya.

Perkembangan tekhnologi ini dimanfaatkan seorang pemuda dari Garut Selatan, Iman Abdul syaqir. Ia seorang pemuda terlahir dari keluarga sederhana yang hidup dengan seorang ayah petani.

Iman Abdul Syaqir, seorang pemuda mandiri yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Garut.

Ia memanfaatkan segala jenis aplikasi untuk menjual produknya yakni madu alami. Mulai dari madu hitam dan madu- madu varian lainnya. Bagi para penyuka madu manis pahit bisa mencoba hasil olahan pemuda mandiri asal Garut Selatan ini. 

Dia patut dicontoh oleh generasi sekarang, karena dinilai mampu membuka peluang usaha, menyerap tenaga kerja dan membantu petani yang berada di kampung desa Wetan RT 01/RW 01, Desa Cikondang, kecamatan Cisompet.

Dia menunjukan jatidiri sebagai pemuda mandiri, mampu membiayai kuliah tanpa bantuan orang lain,  apalagi sampai menyusahkan orang tua.

Kesempatan dan peluang bisnis madu alam ini, ia jadikan peluang emas yang sangat luar biasa. Madu yang diolah olehnya madu alami. 

Ketika ditemui awak media dutapublik.com, Iman Abdul Syaqir menyampaikan, bahwa harus mawas diri dalam bergaul dan mampu bijak menggunakan teknologi modern agar tidak ketinggalan zaman. 

“kalau kita tidak mawas diri dalam bergaul dan memanfaatkan teknologi modern ini kita akan ketinggalan, ” ungkapnya, di sela-sela mengisi botol madunya,

Lalu, katanya lagi, “pengennya saya juga kaya orang lain atau mahasiswa lainnya, bisa santai dan hanya mikirin kuliah saja, tanpa harus mikir biaya. Tetapi karena orangtua saya yang sederhana, jadi saya harus kerja keras guna menutupi biaya hidup dan kuliah,” Katanya, menutup bincang-bincang dengan awak media. (MD/Solah). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *