dutapublik.com, MANADO – Budaya Mapalus bisa menjadi role model dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena Mapalus merupakan tindakan kerjasama yang telah menjadi kebiasaan bergotong-royong di tengah masyarakat Sulut.
Hal ini disampaikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey di hadapan para Rektor se-Indonesia saat menghadiri Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) X 2022 di Grand Kawanua Manado, Rabu (12/10).
Kegiatan yang akan berlangsung hingga 13 Oktober 2022 ini, dibuka Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Makarim.
Menurut Gubernur Olly Dondokambey bahwa budaya Mapalus merupakan upaya bekerja bersama-sama dalam melakukan suatu pekerjaan. Oleh karena itu, Budaya Mapalus akan menjadi hal penting dalam proses membangun bangsa.
“Jika pekerjaan dilakukan dengan bergotong-royong, maka hal itu dapat kita lakukan dalam berbangsa dan bernegara. Dapat dipastikan Indonesia masuk lima besar negara hebat di dunia dengan Budaya Mapalus,” jelas Gubernur Olly.
Adapun pelaksanaan KONASPI di daerah ini menjadi poin penting, sekaligus inovasi di sektor pendidikan, yang kemudian dapat diimplementasikan pemerintah untuk mengisi pembangunan.
“Merupakan kebanggaan bagi kami, karena Sulut dikunjungi para rektor dari seluruh Indonesia. Pastinya kehadiran ratusan peserta KONASPI akan membawa dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi Sulut,” tandas Gubernur Olly. (EffendyV.Iskandar)





