dutapublik.com, KARAWANG – Tindak lanjut kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kapolsek Lemahabang Polres Karawang Iptu Gulipar, S.H., Kanit Reskrim Aiptu Kardi Suryadi dan jajaran mengunjungi Kades Lemahabang Didin Al-Ayudin, pada Rabu (30/11) sekira pukul 14.15 WIB.
Kunjungan tersebut dalam rangka penyampaian hasil pemeriksaan dokter ahli forensik psikiater terhadap kejiwaan pelaku.
“Berdasarkan surat keputusan pemeriksaan visum dokter forensik psikiater, pelaku dinyatakan mengidap gangguan jiwa berat sehingga pelaku tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya, dalam arti pelaku tidak bisa diproses hukum,” ujar Kapolsek Lemahabang Iptu Gulipar, S.H., mewakili Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H. kepada media dutapublik.com.
Gulipar berharap, agar Kades Lemahabang bisa menjelaskan kepada pihak keluarga korban dan masyarakat sekitar terkait pemberitahuan hasil pemeriksaan dokter forensik psikiater tersebut.
“Mohon disampaikan kepada keluarga korban agar diketahui dan dipahami dengan hasil dari pemeriksaan dokter ini. Semoga hasil pemeriksaan ini dapat meredam kejadian yang tidak diharapakan,” tuturnya.
Dengan disampaikannya hasil pemeriksaan dokter tersebut, lanjut Gulipar, berharap pihak pemerintahan desa Lemahabang beserta tokoh masyarakat setempat tetap menjaga kondisi Kamtibmas.
“Kami berharap pihak keluarga korban dan masyarakat, bisa menerima hasil pemeriksaan dokter ahli ini agar kondisi Kamtibmas tetap terjaga sesuai dengan 10 program Quick Wins Presisi menuju Transformasi Polri Presisi,” harapnya.
Sementara, Kades Didin Al-Ayudin mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Kapolsek Lemahabang dan jajarannya.
“Saya mewakili pemerintah desa dan keluarga korban mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Kapolsek dan jajaran dalam rangka menyampaikan hasil pemeriksaan dokter ahli ini.”
“Kami akan coba jelaskan kepada kelauaraga korban, karena keluarga korban dan warga mengharapkan agar pelaku tidak dipulangkan ke lingkungan masyarakat kita. Saya harapkan keluarga korban dan masyarakat tidak terprovokasi pihak yang tidak bertanggung jawab dan tetap menjaga Kamtibmas yang kondusif,” ucapnya. (N. Wirasasmita)





