dutapublik.com, CIANJUR – Kabupaten Cianjur provinsi Jawa Barat dilanda gempa 5,6 magnitudo dengan kedalaman 11 Km di arah barat daya kabupaten Cianjur. Tepat dua pekan yang lalu bencana alam tersebut terjadi, yaitu hari Senin tanggal 21 November 2022 pukul 13.43 WIB.
Kejadian tersebut menelan ratusan jiwa dan ribuan bangunan ancur rata dengan tanah ditambah parah dengan rusaknya infrastruktur sehingga mengakibatkan sulitnya menyurkan bantuan ke wilayah tertentu yang kondisi akses jalan nya terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan.
Pada kondisi sedemikian, amat disayangkan dengan ulah sebahagian orang yang menjadikan lokasi gempa untuk sekedar jalan – jalan layaknya orang berwisata. Parahnya lagi di saat keadaan yang begitu mengkhawatirkan dan ramainya relawan, dermawan dan petugas sosial kemanusiaan berbondong-bondong menyalurkan bantuan untuk korban yang terdampak, ada informasi dari warga setempat salah satu korban pengungsi di Kampung Cirumput Kecamatan Cugenang, bahwa ada beberapa orang yang hanya mengunjungi lokasi kejadian untuk sekedar Selfi saja.
” Iyah parah banget, bukannya ngebantuin ini yang korban, malah Selfi dia terus langsung naik mobil lagi,” ungkap warga.
Lanjutnya, ia juga mengatakan, bukan hanya itu gempa Cianjur juga seperti di jadikan objek wisata saja.
” Jadi gempa ini seperti wisata aja bukannya ngebantuin malah main,” ungkap warga. (Std).


