Jerit Tangis PMI Ilegal Asal NTT, Sakit Harus Bayar Pakai Uang Sendiri

399

dutapublik.com, KUPANG – Kisah sedih Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali lagi dialami oleh Mulyani asal Kecamatan Maulafa Kabupaten Kupang Provinsi NTT. Ia diduga di berangkatkan ke negara Arab Saudi secara unprosuderal melalui pemroses Sopyan dari PT Elsafah.

Mulyani diketahui mengeluhkan dirinya yang sering sakit-sakitan dan biaya berobat pun harus ditanggung sendiri.

Melalui sambungan WhatsApp ia menceritakan kepada awak media kisah sedihnya selama bekerja di negara tempatan. Ia sering sakit dan biaya berobat pun harus ditanggung sendiri, alhasil ia sudah tidak kuat lagi untuk bekerja dan minta dipulangkan ke Indonesia.

“Saya minta pulang ke Indonesia posisi saya TKW Arab Saudi khususnya Damam saya ingin pulang karena kalau lagi sakit pulang ke kantor kita harus pakai biaya sendiri,” ucap Mulyani, Minggu (8/1).

Saat awak media mencoba menghubungi Sopyan selaku pihak pemroses, ia menerangkan terkait pemberangkatan Mulyani nanti akan dicek terlebih dahulu ke kantor. Adapun terkait masalah berobat, Sopyan menerangkan bahwa biaya berobat dicover asuransi 70 persen atau 80 persen.

“Besok saya tanya ke kantor Senin, kalau masalah berobat setahu saya asuransi cover 70 atau 80 persen. Sisanya anaknya (PMI),” ujar Sopyan.

Sementara itu adik Mulyani, Dede Yuniarti menjelaskan kondisi kakaknya diduga sedang sakit parah. Ia sangat berharap kepada pihak yang terlibat proses pemberangkatan Mulyani ke negara Arab saudi segera memulangkan ke Indonesia.

“Harapan saya mohon dengan sangat agar ibu Mulyani segera dipulangkan. Karena keadaan anaknya sedang sakit parah dan sangat membutuhkan ibunya,” pungkasnya. (RS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *