Wartawan Media Online dutapublik.com Diduga Dihina, Sekjen SMSI Kabupaten Bekasi Angkat Bicara

374

dutapublik.com, BEKASI – Polemik dugaan penghinaan terhadap wartawan media online dutapublik.com, oleh H. Entang, membuat Suryo Sudharmo, selaku Sekjen SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kabupaten Bekasi, angkat bicara.

“Media online dutapublik.com adalah anggota SMSI, maka dari itu saya selaku Sekjen SMSI Kabupaten Bekasi, sangat menyayangkan tindakan yang dilalukan oleh H. Entang. Selaku SMSI Kabupaten Bekasi, di mana media dutapublik.com bernaung, kami tidak akan diam saja. Karena fakta dan bukti dugaan penghinaan itu sudah jelas dan sudah dikantongi,” ujarnya, melalui sambungan telepon seluler, pada Sabtu (11/3).

Suryo Sudharmo pun menanggapi terkait video klarifikasi dari H. Entang yang berdurasi sekitar 2.menit 50 detik dengan isi klarifikasi yang ditujukan kepada umum dengan meminta maaf atas apa yang diucapkannya, khususnya kepada para wartawan.

“Memang bagus membuat klarifikasi dalam video tersebut, tapi seyogianya kita harus menjaga perasaan dan etika seseorang yang terluka dan merasa terhina dengan cara Tabayun bertemu langsung dengan yang bersangkutan, dalam hal ini jajaran media dutapublik.com, bukan klarifikasi kepada umum. Sehingga malah membuat permasalahan tersebut bisa berlarut dan panjang.”

”Menurut saya, seharusnya Pak Haji Entang bertemu langsung dengan Bang Nendi, tidak perlu klarifikasi di video. Ini kan masalahnya dengan individu atau orang yang merasa dihina atau dilecehkan, saya rasa bisa selesai. Klarifikasi tersebut tidak jelas ditujukannya, apalagi dia mengaku wartawan juga dan senior, bahkan lebih berpengalaman,” tukasnya.

Dirinya mengaku telah banyak melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, khususnya jajajaran redaksi media online dutapublik.com, untuk terus mengawal kasus dugaan penghinaan tersebut.

“Bagaimana pun juga media online dutapublik.com adalah keluarga besar SMSI. Jika salah satu anggota keluarga besar kami dilecehkan dan dihina dengan kata Oteng-Oteng dan  jelas faktanya, maka otomatis kami akan ikut bertanggung jawab mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegasnya. (Rahmat)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *