dutapublik.com, KARAWANG – Syekh Qurotul ‘Ain atau Syekh Quro yang memiliki nama asli yaitu Syekh Hasanudin, datang ke negara Indonesia khususnya ke tanah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk menyebarkan ajaran agama Islam, menurut sejarah, yaitu pada tahun 1418 silam.
Keberadaan Makam Syekh Quro sendiri, baru diketemukan pada tahun 1859 oleh Raden Soemaredja atau Ayah Djiin. Untuk memperingati diketemukannya Makam Syekh Quro, para sesepuh dan masyarakat setempat secara rutin setiap tahunnya mengadakan acara Haul diketemukannya Makam Syekh Quro.
Untuk tahun 2023 saat ini, Haul Makam Syekh Quro yang ke-164, dilaksanakan pada Kamis (16/3) sampai Minggu (19/3), diisi dengan berbagai acara, yaitu Kirab keliling kampung, pagelaran kesenian Pencak Silat, Babaritan, Siraman Rohani, pagelaran kesenian Wayang Golek, dan turnamen bola voli.

Keterangan Gambar 2: Acara Kirab Keliling Kampung Dalam Rangka Haul Makam Syekh Quro
Saat ditemui, H. Dirta, selaku ketua panitia mengatakan, Haul Makam Syekh Quro ini dilaksanakan secara turun temurun setiap tahunnya.
“Haul ini dilaksanakan dalam rangka memperingati ditemukannya Makam Syekh Quro. Seperti diketahui, bahwa Syekh Quro merupakan cikal bakal adanya Wali Songo. Oleh karena itu, kita selaku generasi penerus dari leluhur sebelumnya, kita terus melestarikan budaya ini,” ujarnya kepada media dutapublik.com, saat di lokasi, pada Kamis (16/3).
H. Dirta, yang juga merupakan keturunan Ayah Djiin menerangkan, bahwa acara Haul kali ini, bisa terlaksana karena adanya kebersamaan antara panitia, Pemdes Pulokalapa, dan para Donatur.

Keterangan Gambar 3: Peserta Kirab Keliling Kampung Saat Berada Di Tapal Batas Desa Pulokalapa
“Saya selaku ketua panitia Haul, mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama para panitia dan Pemerintah Desa Pulokalapa yang sudah bekerja keras guna kelancaran acara Haul ini. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada para Donantur yang sudah ikut membantu demi terlaksananya Haul Makam Syekh Quro ini,” ucapnya.
Dirinya berharap, agar di tahun berikutnya acara Haul Makam Syekh Quro, terus dilaksanakan.
“Sebagai warisan budaya, mari kita sama-sama, agar acara Haul Makam Syekh Quro ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya dengan lancar dan sukses. Aamiin,” harapnya. (N. Wirasasmita)





