dutapublik, CIANJUR – Ada yang berbeda dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Cianjur, pasca Bencana Gempa yang terjadi beberapa waktu lalu. Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengintruksikan kepada seluruh OPD yang ditunjuk sebagai LO untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama para warga yang terdampak di wilayah masing- masing.
Terpantau di Desa Talaga Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur LO dari Dinas Sosial Kabupaten Cianjur. Shalat Ied dilaksanakan Dinas Sosial bersama warga Kampung Desa Talaga Kecamatan Cugenang, bertempat di Mesjid As Salafiyyah Kp. Kolebers 02/03 Talaga Cugenang.
Bupati Cianjur saat diwawancara secara khusus usai Salat Ied kepada Duta Publik di Desa Talaga, Sabtu (22/4) mengatakan penyelenggaraan Shalat Idul Fitri kali ini terasa sangat istimewa, karena bisa dilaksanakan secara langsung baik di Masjid maupun di tempat terbuka dimana para Kepala Perangkat Daerah dapat melaksanakan shalat Ied bersama masyarakat di lokasi terdampak gempa bumi.
“Alhamdulillah Hari Raya Idul Fitri yang sekarang berbeda dengan yang lain karena sebelumnya di Cianjur ada bencana Alam yaitu Gempa Bumi dan Covid yang sudah landai, maka lebaran ini saya perintahkan untuk Para Kepala OPD agar berlebaran di Desa yang terdampak Bencana. Saya pun Allhamdulilah berkeliling ke Desa- Desa yang terdampak Bencana Alam. Minimal masyarakat bergembira Insya Allah kami Pemerintah Kabupaten Cianjur ada bersama Warga Masyarakat dalam rangka pemulihan warga masyarakat Cianjur,” ujar Bupati.
Usai diwawancara Bupati pun memberikan sejumlah uang kepada warga masyarakat atau lebih dikenal dengan bagi-bagi THR.
Sementara itu Hikmat, Tokoh masyarakat sekaligus Sekretaris Desa Talaga Kecamatan Cugenang merasa bangga sekaligus terharu atas kunjungan Bupati ke desanya. “Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Cianjur yang telah berkunjung ke desa kami. Semoga sesudah Hari Raya ini cepat pulih dan warga dapat menempati rumah yang layak kembali,” ujar Sekdes.
Sementara Sualiyah warga Desa Talaga menyampaikan rasa sedihnya karena lebaran tahun ini banyak suka dan dukanya dikarenakan rumahnya terkena dampak bencana sehingga kondisinya tidak sama seperti tahun lalu. “Banyak keluarga yang datang berkumpul namun kondisi rumahnya sekarang kecil sehingga berdesakan. Tapi bukan saya saja semoga semua warga yang terkena dampak bencana alam ini diberikan kesabaran dan ketabahan,” pungkasnya. (Yani)





