Besaran Tukin Sekda Kabupaten Tanggamus Sangat Pantastis, Jadi Sorotan


dutapublik.com, TANGGAMUS – Hamid Heriansyah Lubis Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangamus Provinsi Lampung akhir-akhir ini menjadi sorotan lantaran Tukin yang mencapai fantastis Tukin terbesar nomor tiga se Indonesia.

Sebelum beberapa Lembaga telah menyoroti Tukin Sekda Kabupaten Tanggamus dan dimuat juga di beberapa media Online terkait Tukin cukup fantastis yang di terima Hamid Heriansyah Lubis selaku Sekda Tanggamus.

Setelah lembaga dan mahasiswa yang menyoroti Tukin Sekda tersebut kini giliran Yayasan Penelitian Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (YPPKM) yang menyoroti hal yang sama berikut Koleksi Kendaraan yang di miliki Sekda Kabupaten Tangamus ini.

Adi Putra Amril, S.H., selaku ketua Yayasan Penelitian Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (YPPKM) menyorot jabatan setingkat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis hidup enak degan mendapatkan tukin yang cukup fantastis.

Sekda pada sebuah daerah yang berada di jalur lintas Barat Pesisir Lampung Hamid Heriansyah Lubis, bahkan sempat didemo sejumlah elemen masyarakat terkait Tukin fantastis yang diterimanya dianggap menyakiti rakyat di daerah berjuluk Bumi Begawi Jejama atau Kota Seribu Otak – otak.

Adi Putra Amril, S.H., melihat tukin yang sangat besar tidak sesuai dengan kinerja yang diemban Sekda Tanggamus. Prestasinya biasa-biasa saja, seharusnya tukin tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat khususnya pendidikan. Kita melihat IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kabupaten tanggamus tahun 2022 hanya mencapai indeks 2,40. Nilai tersebut sangat rendah dibawah indeks IPM nasional.

Sungguh ironis ketika pejabatnya bergelimangan harta, sedangkan masyarakat tanggamus masih tertinggal jauh baik SDM maupun infrastruktur serta perkembangan ekonomi dan sosialnya.

Hamid Heriansyah Lubis disebutkan, pada tahun 2016 saat menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanggamus pernah dilaporkan terkait pekerjaan proyek bermasalah dalam APBD Tahun Anggaran 2016. Proyek jalan kereta api di Tanggamus, jalur kereta api di Gisting menuju Pringsewu dan proyek pengadaan prasarana lampu jalan.

Lalu sikap inkonsistensi implementasi kebijakan Hamid Heriansyah Lubis selaku Sekretaris Daerah di Tanggamus melalui Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Koordinator SPLP Kecamatan di wilayah setempat untuk tidak memberikan izin kepada guru menjadi Tenaga Kesekretariatan, Panitia, dan Pengawas dalam pelaksanaan PEMILU 2024. Kebijakan itu pun membuat protes dan heboh.

Dari penelusuran wawai news di situs elhkpn.kpk.go.id. tentang Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (Tanggal Penyampaian/Jenis Laporan-tahun: 17 Januari 2023/Periodik-2022) diketahui bahwa harta kekayaan Hamid Heriansyah Lubis selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus mencapai Rp.3.174.094.948, tanpa hutang.

Dari total harta kekayaan Sekda Kabupaten Tanggamus Hamid Herianysah Lubis, secara terperinci memiliki tanah dan bangunan dengan nilai Rp.2.750.000.000.

Semua tanah dan bangunan milik Hamid Heriansyah Lubis tersebut berada di Bandar Lampung, tidak ada satu pun di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Selain tanah dan bangunan, Hamid Heriansyah Lubis dalam laporan elhkpn tersebut hanya memiliki dua uni mobil yakni Toyota Agya TRD tahun 2017 dengan harga Rp.100 juta dan Toyota Calya tahun 2020 Rp.100 juta.

Kemudian kekayaan alat transportasi dan mesin 7 unit motor honda seperti Super Cub C125 tahun 2019, Honda GL 100 tahun 1985 Rp.10 juta, Motor Honda C 100 tahun 1991 Rp12 Juta dan Motor Honda CB 100 tahun 1973 Rp.10 juta.

Lalu motor Yamaha BBS tahun 2021 Rp26 juta, Motor Vespa PX 150 tahun 2005 Rp15 juta dan Motor Honda 90 Z tahun 1966 Rp25 juta. Terakhir surat berharga Rp.86.094.948.

Untuk diketahui bahwa jumlah kekayaan Hamid Heriansyah Lubis hampir setara dengan kekayaan Wakil Bupati Tanggamus A.M Syafii dengan total harta kekayaannya mencapai Rp.3.572.845.251.

Sementara Kekayaan Bupati Tanggamus Dewi Handajani sesuai laporan di elhkpn pada 17 Januari 2023, mencapai Rp.10.475.092.631. Rinciannya untuk tanah dan bangunan Rp.5.700.000.000, kemudian alat dan transpormasi dan mesin Rp.1 miliar.

Berdasarkan data tersebut, perlu dilakukan audit secara menyeluruh terhadap Sekda Tanggamus. Karena memiliki kekayaan yang fantastis.pungkas Adi. (Sarip).





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *