Pemdes Lambangsari Diduga Buat LPJ Senilai Puluhan Juta Untuk Ongkos Wartawan, AWI Berikan Kritikan Pedas

583

dutapublik.com, BEKASI – “Pengakuan tentang salah mengetik dari perangkat Desa Lambang Sari secara tidak langsung telah menunjukan ketidak Profesionalan dan Kebodohan sendiri di dalam melakukan pekerjaannya serta dapat diduga hal tersebut dilakukan secara sengaja, terstruktur, terorganisir dan masif, sebab di dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban keuangan dapat dipastikan melibatkan banyak struktural berkompeten di Desa Lambangsari,” tutur Ketua DPD AWI Kab. Bekasi, Irwan A, saat dimintakan tanggapannya oleh Awak Media di Kantornya, Selasa (6/6).

Ia juga menegaskan bahwa, sangatlah naif bila hal tersebut dilakukan sendiri oleh Kaur Keuangan.

“Does not make sense bila hal itu dilakukan oleh perorangan untuk membuat Laporan Pertanggungjawaban Keuangan. Yang harus terus disikapi adalah siapa Aktor Intelektual di balik pembuatan laporan tersebut dan patut diduga bukan kali ini saja mereka (Oknum Perangkat Desa Lambang Sari-Red) lakukan serta ada terindikasi tak menutup kemungkinan Desa-desa lainnya juga melakukan hal yang sama dengan memanfaatkan eksistensi Wartawan selaku mitra pemerintah dengan memanipulasi by data guna mengeruk keuntungan pribadi atau kelompok,” tandasnya.

“Kami dari Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) tentunya sangat terpukul akan adanya prilaku oknum perangkat Desa yang diduga secara sengaja dan bersana-sana membawa – bawa laporan Ongkos Wartawan dalam laporan pertanggung jawaban Keuangan yang notabene Wartawan bukan Pegawai Desa dan seharusnya hal tersebut tidak boleh terjadi,” tukasnya.

Ketua DPD Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) menegaskan bahwa, Para Oknum perorangan maupun kelompok yang mengatasnamakan Wartawan di dalam menggerogoti Keuangan Negara demi mendapatkan keuntungan pribadi maupun Kelompok masuk kategori Oknum Kelompok Begundal Ular Kadut atau Oknum Kodok Buduk. 

“Sejauh ini kita (Wartawan-Red) selalu berupaya untuk menjaga profesi sebaik-baiknya agar eksistensi Profesi dapat berarti bagi berbagai pihak, namun mereka (Oknum Desa Lambangsari -Red) dengan sengaja mencemari nama baik Wartawan hanya demi keuntungan pribadi dan kelompok, untuk itu secepatnya kami segera mendesak pihak terkait untuk melakukan klarifikasi serta mempertanggungjawabkan di hadapan hukum atas perbuatan yang mereka lakukan,” pungkas Irwan.

Sementara itu Pemdes Lambangsari hingga berita ini dipublikasikan belum memberikan tanggapannya terkait hal ini. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *