Momen Menyambut Tahun Baru Islam, Pengurus Majlis Taklim Nurussyafa’ah Giat Kembangkan Syiar Agama Islam

377

dutapublik.com, KARAWANG –
Tahun baru Hijriyah adalah tahun baru dalam kalender Islam yang menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Menurut catatan sejarah, penetapan awal tahun baru Islam atau awal penanggalan Hijriyah merujuk pada peristiwa penting dan bersejarah yaitu hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke kota Madinah.

Keterangan gambar : Jama’ah sangat antusias dalam mengikuti pengajian rutin.

Momen hijrahnya Nabi Muhammad SAW memiliki arti semangat perjuangan tanpa mengenal kata putus asa namun penuh rasa optimis yang tinggi yakni semangat hijrah dari hal buruk menuju hal yang penuh dengan kebaikan.

Pengurus cabang Majlis Taklim Nurussyafa’ah Dusun Kertajaya Desa Balonggandu Kecamatan Jatisari yang dipimpin oleh Tisna Wijaya Buana, menjadikan momen tahun baru Islam ini dengan mengajak kepada seluruh jama’ah nya untuk berhijrah pada hijrah yang hakiki.

Hal tersebut disampaikan oleh pengajar sekaligus penceramah Majlis Taklim Nurussyafa’ah ustad Sunita saat acara pengajian rutin yang dilaksanakan di salah satu rumah jama’ah.

“Mari kita jadikan momen tahun baru Islam ini untuk berhijrah, yaitu merubah semua perilaku, perbuatan dan sikap yang buruk, menjadi perilaku perbuatan dan sikap yang baik, agar kita mendapat keselamatan di dunia maupun di akhirat nanti,” paparnya.

Selain itu momen tahun baru Islam juga dijadikan sebagai tonggak awal pengembangan dakwah dan syiar agama di wilayah sekitar.

Konsep yang diterapkan yaitu dengan melaksanakan pengajian rutin setiap Rabu malam secara bergilir di rumah para jama’ah yang sudah ditetapkan, sedangkan pelaksanaan pengajian rutin di Majlis Taklim dilakukan pada setiap Minggu malam.

Konsep tersebut ternyata mendapat sambutan positif dari warga sekitar dan banyak warga yang meminta jadwal pengajian rutin supaya bisa dilaksanakan di rumahnya.

Menyikapi hal tersebut ustad Sunita pun mengucapkan rasa syukurnya dan berpesan kepada seluruh jama’ah untuk tetap tawadhu dan Istiqomah dalam menjalankan syiar agama Islam.

“Kita bersyukur ternyata sambutan warga sekitar terhadap kegiatan pengajian rutin yang kita lakukan sangat menggembirakan dan saya berpesan kepada seluruh jama’ah untuk tetap tawadhu, Istiqomah dan terus semangat dalam mensyiarkan agama kita,” pungkasnya. (Endang Andi).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *