Trusmi Kulon Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Narkoba, Polresta Cirebon Perkuat Pencegahan Peredaran Narkoba

0

dutapublik.com, CIREBON – Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, resmi ditetapkan sebagai pilot project Program Kampung Tangguh Narkoba yang digagas Polresta Cirebon. Program tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat desa.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Cirebon, Kompol Heri Nurcahyo, S.H., M.H. Kegiatan itu turut dihadiri Kuwu Trusmi Kulon Abdul Tholib, Bhabinkamtibmas Bripka Soetani, Babinsa Sertu Fernando, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Melalui Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., Kompol Heri Nurcahyo menjelaskan bahwa Trusmi Kulon dipilih sebagai desa percontohan berdasarkan hasil pemetaan yang menunjukkan tingkat kerawanan peredaran narkoba di wilayah tersebut relatif rendah.

“Kondisi ini menjadi modal penting untuk membangun sistem pencegahan yang kuat dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai berbagai jenis narkoba beserta dampak buruk penyalahgunaannya terhadap kesehatan, kondisi ekonomi keluarga, kehidupan sosial, hingga masa depan generasi muda.

Selain itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan memahami mekanisme pelaporan yang aman apabila menemukan dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.

Program Kampung Tangguh Narkoba menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya mengandalkan penindakan hukum semata, tetapi juga membutuhkan sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, TNI, serta seluruh elemen masyarakat.

Dengan keterlibatan semua pihak, Desa Trusmi Kulon diharapkan mampu menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di desa-desa lain, sehingga ruang gerak peredaran narkoba di Kabupaten Cirebon semakin sempit dan perlindungan terhadap generasi muda semakin kuat. (Haryudi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *