dutapublik.com, MADINA – Jangan terkecoh dengan kata PREDATOR yang selalu ditafsirkan dengan hal buruk. PREDATOR yang dimaksud adalah Perekaman Data KTP-el (elektronik) dengan Armada Sepeda Motor oleh Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Predator ini merupakan inovasi Dukcapil Madina.
Kadis Dukcapil Madina M. Ridwan Nasution melalui Kabid Inovasi dan Pemanfaatan Data Yahya Enda Mora mengatakan Predator ini sudah lama dibentuk untuk meningkatkan pelayanan yang terbaik.
“Inovasi ini untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit dilalui mobil makanya kita berinovasi menggunakan armada seperti motor jenis Trail serta Tim yang diturunkan untuk perekam data kependudukan warga untuk penyandang disabilitas atau jompo yang sulit datang ke kantor Dukcapil, tidak hanya KTP elektronik namun dengan data lainnya seperti Kartu keluarga dan akte kelahiran m,” ungkapnya, di kantornya, Jumat, (4/8/2023).
Dikatakan Mora tim yang turun hari ini ke Desa Huta Baringin Kecamatan Siabu untuk melakukan perekaman data Akmal Hidayat (22) penyandang disabilitas. Sebelumnya Tim Predator sambangi desa Muara Batang Angkola untuk melakukan perekaman pemula dan Administrasi kependudukan (Adminduk) lainnya.
“Dukcapil berharap warga melengkapi data lebih baik dan mengurus sebelum mendesak. Jangan pas ada kebutuhan baru diurus, keperluan data dukcapil ini berkaitan dengan instansi lain seperti bantuan dan hal lainnya,” beber Mora.
Mora juga mengatakan cukup mudah untuk menghadirkan PREDATOR turun ke desa, cukup pemberitahuan dari kepala desa bahwa ada warga belum lengkap data dukcapilnya.
“Tim predator yang turun ke Desa Sihepeng ini ditugaskan Zulhanuddin (Cuan), Arisma/ J. Rianto dan lainnya. Kendala yang berarti jika Tim Predator turun ke desa hanya jaringan internet. Apabila di desa yang didatangi Tim Predator tidak ada jaringan maka si pemohon diajak untuk mendekat ke tempat yang ada jaringan,” tutupnya.
Amir Hamzah Bangun Daulay orangtua Akmal Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Kadis Dukcapil Madina serta staff nya yang mau turun langsung ke desanya.
“Terima kasih kepada Kadis Dukcapil dan staffnya yang meringankan langkahnya melakukan perekaman anak saya. Sudah 22 tahun anak saya belum punya KTP sehingga nantinya bisa dipergunakan untuk keperluannya,” ungkapnya.
Bangun juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Ringgo Siregar yang mau membantu menyambungkannya kepada Kadis Pendudukan Madina sehingga anaknya terekam untuk pembuatan Adminduk KTP.
Di tempat yang berbeda, Ringgo Siregar Ketua Karang Taruna Kecamatan Siabu juga mengucapkan terima kasih kepada Kadis Pendudukan Madina atas terlaksananya kegiatan ini. (S.N)


