dutapublik.com, KARAWANG – Seorang Jurnalis yang tergabung di organisasi kewartawanan IWO Indonesia (Ikatan Wartawan Online Indonesia) DPD Karawang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan atas sikap seorang Staf Pelayanan Kecamatan Purwasari, Kamis (14/9/2023).
Hal itu terjadi, ketika jurnalis AR mencoba hendak melakukan konfirmasi dan ingin melihat secara langsung proses pelayanan pembuatan Dokumen Baik KK maupun KTP lainnya kepada operator KTP KK.
Namun ketika memasuki ruangan Operator (ingin memantau langsung red) baru saja duduk secara tiba tiba oknum staf pelayanan berinisial AN melontarkan kata kata yang kurang menyenangkan seolah olah menilai AR datang hendak membuat KTP sambil berkata “Rek Naon Sih Kadiyeu Wae Mani Unggal Poe” dengan wajah dan mimik yang kurang bersahabat.
Menurut AR terlepas dari semua itu pelayanan kepada masyarakat mesti diutamakan apalagi kecamatan merupakan pelayanan masyarakat siapapun boleh masuk untuk berbagai keperluan warga baik mengurus dokumen kependudukan atau lainnya jadi AN seorang pelayan tapi tidak mencerminkan pelayanan yang baik, terhadap wartawan maupun warga.
Isu yang berkembang perlakuan seperti itu juga terjadi pula pada perangkat perangkat desa yang hendak menguruskan warganya soal KTP atau KK. “Dia tidak dapat menunjukan sikap santun dalam melayani warga masyarakat sebagai pelayan masyarakat, ASN baik PNS maupun Honorer itu kan ada tupoksi dan binaannya bagaimana melayani masyarakat dengan baik dan Uwing Oge warga Purwasari,” ucapnya dengan nada kesal.
AR meminta kepada Disdukcapil maupun Camat Purwasari sebagai pimpinannya untuk membina dan menilai sikap AN yang seolah olah berkuasa di area pelayanan.
Hingga berita ini diturunkan Camat Purwasari belum dapat dikonfirmasi karena sedang Diklat. (Radi)





