dutapublik.com – KARAWANG Pada bulan September 2020, sejumlah peneliti Inggris telah menemukan varian baru virus Corona yang dikenal dengan nama virus Corona B117. Virus ini memiliki karakteristik yang lebih kuat dibanding dengan virus sebelumnya. WHO menyebut sudah ada 60 Negara di dunia yang terinfeksi virus Corona B117.
Karena varian baru virus ini dinilai sangat berbahaya, maka tentunya kita wajib mengetahui gejala serta pencegahan penularannya.
Gejala yang muncul dari pasien yang terinfeksi virus Corona B117 umumnya mirip dengan pasien Covid-19, namun ada perbedaannya.
Berikut gejala umum pasien yang terinfeksi virus Corona B117 :
1. Batuk dan sakit tenggorokan. Gejala ini lebih sering terjadi pada orang yang terinfeksi virus Corona B117.

2. Kelelahan. Pasien yang terinfeksi virus B117 akan merasa cepat lelah, karena adanya Sitokin dari dalam sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut mengakibatkan rasa lelah terus menerus pada tubuh.
3. Nyeri otot. Nyeri otot semakin umum terlihat pada pasien virus Corona B117, penyebab utamanya virus tersebut menyerang serat otot dan lapisan jaringan penting. Peradangan yang meluas juga dapat menyebabkan nyeri sendi, kelemahan dan nyeri disekujur tubuh.
4. Demam. Orang yang terpapar virus ini akan lebih banyak mengalami demam dibanding orang yang terinfeksi virus aslinya.
Setelah mengetahui gejala yang terinfeksi virus Corona B117, maka tentunya kita juga perlu mengetahui cara pencegahan penularannya. Cara pencegahan yang dianjurkan, yaitu Memakai masker dua lapis, Rutin mencuci tangan dengan alkohol, Vaksinasi dan Menerapkan Social Distancing.
Mengingat sangat berbahayanya varian virus baru Corona B117, maka kita harus mewaspadainya supaya penularan varian baru virus tesebut dapat dicegah. (endang andi)





