dutapublik.com, CIANJUR – Yeni Nursaadah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa barat, nyaris menjadi korban pembunuhan Wowon Cs.
Yeni merupakan adik kandung Ai maemunah yang tewas diracun Wowon Cs bersama kedua anaknya di Bekasi beberapa waktu lalu. Yeni juga merupakan mantan isteri dari salah satu terduga pelaku pembunuhan berantai Wowon Cs yaitu Dede Solehudin yang kini masih dirawat karena sempat meminum Kopi beracun di Bekasi bersama Ai Maemunah.
Menurut keteranagan Ayah kandung Yeni, Ahal Suparman (71), Yeni sempat akan dibunuh oleh Wowon Cs, bahkan percobaan pembunuhannya berlangsung dua kali, yakni dengan cara akan diceburkan kelaut dan dianiaya di Ciranjang. Namun Yeni selamat karena berhasil melarikan diri.
Ahal menjelaskan, bahwa peristiwa pembunuhan kepada Yeni baru diketahuinya setelah Yeni sudah kembali menjadi TKW, melalui telpon pada senin 23 Januari malam tadi Yeni baru membeberkan peristiwa tersebut kepada dirinya. Namun untuk waktu percobaan pembunuhan Yeni tidak menceritakannya.
Sementara Dede Solehudin Suami Yeni yang kini juga menjadi tersangka, menurut pengakuan Ahal tidak mengetahui rencana pembunuhan yang dilakukan Wowon Cs kepada istrinya tersebut, bahkan saat ditanya uang hasil kerja Yeni menjadi TKW selama 5 tahun Dede malah menagis hingga akhirnya Dede dan Yenipun bercerai. Namun Ahal mengatakan, bahwa Dede sepertinya mengetahui keseharian Wowon dan Solihin, karena setelah bercerai dengan Yeni Dede ikut bersama Wowon Cs.
Selain itu, Ahal juga menceritakan awal mula perkawinan Anaknya Ai Maemunah bersama Wowon, ia mengatakan bahwa Wowon sebelum menikahi anaknya mengaku bernama Deden.
“Saya tahu nama Wowon setelah dia sudah menajdi suami Ai, dan tidak tahu kalo Wowon itu bekas Istri halimah ayah tiri Ai,” kata Ahal, dikediamanya, Rabu, (25/1).
Ahal baru mengetahui, jika Wowon adalah Ayah Tiri Ai setelah teman kerjanya di sawah menceritakannya.
“Saya juga tidak tahu kalo ternyata Wowon ini adalah ayah tiri Ai, saya tahu dari temen saya di sawah, kalo tahumah ga bakalan saya nikahin karena saya juga muslim,” ujarnya.
Ahal juga menceritakan bahwa dirinya sempat diajak Wowon ke maritim, namun kepergian Ahal bersama Wowon dilarang oleh Yeni.
“Saya sempat diajak ke maritim, katanya sih buat saksi ngambil uang, namun Yeni sama anak anak saya ngelarang saya ikut, terus Yeni juga sempat memberi tahu, kalau Wowon sama Ai membawa makanan dan juga uang jangan diambil suruh buang saja,” ungkapnya.
Menurut keterangan Ahal, Yeni saat ini berada di luar negeri menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan enggan untuk pulang ke Indonesia karena takut ancaman dari Wowon Cs.
“Yeni bilang kalo tujuh turunannya akan dibunuh sama Solihin, jadi Yeni takut kalo pulang,” imbuhnya.
Ahal yang kini sudah mengetahui kekejaman Wowon Cs berharap agar Wowon Cs dijatuhkan hukuman seberat beratnya.
“Setimpal aja pak soalnya sudah bunuh anak saya ai dan cucu saya,” harapnya. (Andri S).


