Aksi Tawuran Dua Kelompok Pemuda Di Bekasi, Menelan Korban Luka Dan Meninggal Dunia

454

dutapublik.com, BEKASI – Aksi tawuran dua kelompok pemuda kembali memakan korban, satu korban harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit satu korban lainnya meregang nyawa karena terluka parah akibat bacokan yang di deritanya.

Peristiwa maut yang merenggut nyawa Dwi Andrian (18) yang merupakan warga Kampung Utan RT 002/025 Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, terjadi pada Minggu dini hari 21 Januari 2023, saat salah satu teman korban bernama Alfin Adi Saputra yang mendapat pesan WA yang berisi mengajak ribut / tawuran oleh kelompok pemuda lain.

Ajakan tawuran tersebut kemudian ditanggapi oleh Kelompok Alpin dan beberapa temannya termasuk korban yang meninggal dunia, dengan kesepakan dan merencanakan aksi tawuran di Pool Pasir samping dealer mobil wuling Tambun.

Dengan menggunakan sepeda motor kelompok Alpin Cs dengan terlebih dahulu berkumpul di salah satu rumah di Darusalam dekat underpass Cibitung, selanjutnya langsung menuju Pool Pasir samping dealer mobil wuling Tambun.

Sesaampainya di lokasi yang telah di sepakati ternyata lawan belum datang, selanjutnya rombongan tersebut menunggu karena kondisi di tempat tersebut ramai kelompok tersebut bergeser arah Pasar Cibitung dan nongkrong di sebuah bengkel di Jl. Raya Teuku Umar dekat Pasar Cibitung.

Selang tidak lama kemudian sekira jam 02.00 Wib datang kurang lebih 30 Orang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor langsung menyerang karena kalah jumlah dari kelompok tersebut, kelompok Alpin mencoba melarikan diri ke dalam gang dan dikejar oleh para pelaku hingga mengakibatkan Dwi Andrian dan satu temanya Jojo terkena luka sabetan celurit dari kelompok yang menyerangnya.

Melihat ada dua korban terluka, membuat yang melakukan penyerangan langsung membubarkan diri, sedangkan kedua korban yang terluka oleh temannya di larikan ke rumah sakit Medika Cibitung, namun nahas bagi korban Dwi Andrian akibat banyaknya luka bacokan, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia sesaat sesampainya di rumah sakit Centra Medika.

Sedangkan satu korban lainnya Jojo yang juga mengalami luka bacok saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit yang sama.

Sementara, kasus tewasnya pemuda akibat diserang sekelompok Pemuda lainnya yang mengajak tawuran masih dalam penanganan Polsek Cikarang Barat Kabupaten Bekasi. (koman Dukun).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *