dutapublik.com, KARAWANG- Terjadinya kerumunan dalam pelaksanaan Vaksinasi yang dilaksanakan di Stadion Sibgaperbangsa Karawang beberapa hari ini, mengundang perhatian dari pengamat kebijakan Pemerintah sekaligus aktivis, Nace Permana.
Menurutnya Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 seharusnya bisa meminimalisir kegiatan yang sifatnya akan mengundang banyak orang, agar tidak sampai terjadi kerumunan apalagi disituasi PPKM Level 4.
“Disini tugasnya satuan tugas (Satgas) Covid, bagaimana bisa meminimalisir terkait penyebaran covid itu sendiri. Kan Pemerintah mengumumkan Karawang level 4 PPKM, tidak boleh ada kerumunan, kerja juga sistem WFH, dan lain-lain pembatasan kegiatan masyarakat,” ucapnya, belum lama ini.
Disaat semua kegiatan dibatasi dan ketatnya peraturan terkait larangan berkerumun, akan tetapi Satgas Covid terkesan melonggarkan kebijakan dalam pelaksanaan vaksinasi yang diketahui menargetkan ribuan orang setiap harinya.
“Didalam pelaksanaan vaksin sendiri terjadi kerumunan, nah ini kan sama saja akan menimbulkan dampak-dampak juga. Maka harus dicermati oleh pihak Satgas Covid itu sendiri,” tambahnya.
Masih dikatakan Nace, jangan sampai niat baik untuk mengurangi penyebaran covid dengan sentra vaksinasi ini, malah akan menimbulkan kluster-kluster baru akibat terjadinya kerumunan.
“Jangan sampai niatnya baik, untuk mengurangi penyebaran covid, sementara penyelenggaraan vaksin sendiri memungkinkan terjadinya penyebaran covid dengan adanya kerumunan itu, bagaimana sistem sosial distancing nya, kalau sehari yang didatangkan ribuan orang,” terangnya.
“Ini harus jadi bahan pertimbangan, jangan tujuannya baik, tapi menimbulkan kluster-kluster baru,” tambahnya.
Sentra Vaksinasi sendiri digelar oleh BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat dan HIPMI Karawang dengan menyasar sedikitnya 2.000 masyarakat Kabupaten Karawang setiap harinya. (jhokun)





