dutapublik.com, KUNINGAN – Suasana penuh khidmat dan kebanggaan menyelimuti Lapas Kelas IIA Kuningan pada Selasa pagi (31/03/2026). Apel pagi kali ini terasa istimewa karena dirangkaikan dengan tiga momen penting sekaligus, yaitu pelepasan pegawai purna bakti, pemberian penghargaan bagi pegawai terbaik, serta kenaikan pangkat bagi 14 petugas.
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, serta dihadiri oleh seluruh jajaran struktural dan staf.
Momen utama diawali dengan prosesi pelepasan salah satu pegawai senior yang memasuki masa purna tugas. Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan loyalitasnya selama puluhan tahun di dunia pemasyarakatan, yang bersangkutan menerima kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi sebelum resmi mengakhiri masa dinasnya. Momen tersebut menjadi simbol penghargaan organisasi atas dedikasi yang telah diberikan bagi kemajuan Lapas Kelas IIA Kuningan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada dua pegawai yang dinilai memiliki kinerja terbaik selama periode Maret 2026. Penghargaan tersebut terbagi dalam dua kategori, yaitu Pegawai Terbaik dan Petugas Pelayanan Terbaik. Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas integritas dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kepala Lapas Sukarno Ali menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja. Ia berharap pencapaian tersebut dapat menginspirasi petugas lain untuk memberikan pelayanan prima serta menjaga profesionalisme dalam setiap tugas.
Selain itu, sebanyak 14 petugas juga menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi berdasarkan surat keputusan yang telah ditetapkan. Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk kepercayaan organisasi atas disiplin, loyalitas, dan kinerja yang ditunjukkan selama bertugas.
Dalam penutup amanatnya, Kalapas menekankan bahwa setiap penghargaan dan kenaikan pangkat membawa tanggung jawab yang lebih besar. Ia mengajak seluruh jajaran untuk tetap bekerja secara profesional, humanis, serta menjunjung tinggi integritas sesuai dengan kode etik petugas pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas capaian yang diraih. Dengan semangat baru, Lapas Kelas IIA Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi melalui sistem pemasyarakatan yang profesional, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Haryudi)





